Suara.com - Tak langsung turun menjadi penunggang motor berkapasitas mesin besar, setiap pembalap tentu mengawali kiprahnya dengan motor berkubikasi kecil.
Begitu juga pembalap MotoGP kondang, Valentino Rossi. Melalui sebuah unggahan di media sosial Instagram, ia membeberkan motor yang kerap ia kendarai sebelum menjadi pembalap.
Hal tersebut ia ungkapkan saat dirinya asyik riding di Strada Panoramica Pesaro, sebuah jalanan di Italia.
Jalanan tersebut kerap ia lalui dengan naik motor saat masih muda. Bukan motor sport, saat itu ia kerap menjelajahi motor tersebut dengan skuter berkapasitas mesin 50 cc.
"Jalanan ini sangat penting bagi saya. Sebab saya tumbuh dan menjadi pembalap di jalan ini. Ini adalah jalan yang sering saya lalui." ujarnya melalui sebuah video di akun Instagram @valeyellow46.
"Kami menyusuri jalan ini dengan skuter 50 cc saat kami masih muda." ujarnya saat ia menceritakan kenangan naik motor bersama rekan-rekannya.
Dalam video tersebut ia terlihat sangat menikmati napak tilas masa mudanya di jalan tersebut dengan mengendarai sebuah motor Yamaha. Ia terlihat menggunakan jaket kulit, helm half face serta sebuah kacamata ala motor trail.
Terlepas dari itu, saat ini pembalap tim Monster Yamaha ini tengah menduduki peringkat keenam dengan koleksi 137 poin. Selisih 10 poin dengan rekan setimnya Maverick Vinales yang berada satu posisi di atasnya.
Baca Juga: Peduli Anak Korban Tsunami, 5 Pelari Lakukan Run To Care 250 Kilometer
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko