Suara.com - Pembalap tim Monster Yamaha, Maverick Vinales mengaku bahwa dirinya tak mau finis di belakang Marc Marquez.
Dilansir dari GP One, pembalap MotoGP asal Spanyol ini lebih memilih untuk jatuh.
Hal tersebut ia katakan seusai balapan di MotoGP Australia di mana ia terjatuh setelah sempat mendominasi jalannya balapan.
Pada lap akhir, ia didahului oleh Marquez dan tak lama kemudian ia terjatuh.
"Saya senang bisa mengerahkan segalanya di setiap putaran. Maaf saya jatuh namun tak apa, saya hanya tertarik untuk menang, saya tak butuh posisi kedua.
"Saya tahu bahwa Marc akan menyerang saya di putaran terakhir. Saya mencoba untuk menjaga jarak sebab akan sulit jika ia mendahului saya. Saya menurunkan gir namun saya malah jatuh. Namun saya senang bisa bertarung." ucap Vinales.
Jelan MotoGP Malaysia, Maverick Vinales merasa motivasi adalah faktor penting.
"Ini sirkuit yang saya suka, tentu tak akan mudah namun saya datang dengan motivasi yang tepat setelah balapan Australia." pungkasnya.
Baca Juga: Jack Miller: Setelah Melihat Vinales Jatuh, Detak Jantung Saya Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar