Suara.com - Legenda bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma menyoroti penurunan performa yang dialami dua tunggal putra Merah Putih, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.
Jojo—sapaan akrab Jonatan—dan Anthony diketahui tampil inkonsisten dalam beberapa turnamen terakhir.
Anthony bahkan sudah lebih dulu terhenti di babak pertama Fuzhou China Open 2019, turnamen yang kini masih berlangsung hingga 10 November mendatang.
Alan menganggap kedua ujung tombak sektor tunggal putra Indonesia itu sedikit bermasalah dalam fokus di lapangan.
Peraih medali emas Olimpiade 1992 itu pun menyarankan Jojo dan Anthony untuk bisa lebih selektif dalam penggunaan media sosial.
Berselancar di dunia maya, disebut Alan, jadi tantangan tersendiri bagi atlet-atlet muda. Lantaran dampaknya yang secara tak langsung memengaruhi psikologis.
"Ya tentunya itu, mereka harus fokus. Kadang pemain muda ini secara fokus kurang, bukan berarti tidak ada. Salah satu contohnya media sosial lah," ujar Alan ditemui di kawasan Sudirman, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
"Medsos ini kalau disebut menganggu saya jawab iya. Karena kenapa? Mereka ini (jadi) panik. Begitu kalah ada yang komentar, salah satunya itu. Medsos harus dikurangi," sambungnya.
Sebagaimana diketahui, dalam 16 turnamen individual terakhir, Anthony tak sekalipun meraih gelar juara.
Baca Juga: Francis Ngannou Klaim Si Leher Beton Mike Tyson Setuju Melatihnya Jika...
Pencapaian terbaik pebulutangkis jebolan klub SGS PLN Bandung itu tahun ini hanyalah tiga kali runner-up di Singapore Open, Australia Open, dan China Open.
Sementara Jojo mendapatkan hasil yang lebih baik. Peraih emas Asian Games 2018 itu telah mengoleksi dua gelar juara dan dua kali runner-up sepanjang mengikuti 16 turanmen tahun ini.
Dua gelar diraih Jojo pada ajang Australia Open dan New Zelanad Open. Sementara dia menjadi runner-up di Japan Open dan French Open.
Berkat hasil tersebut, Jonatan kini menempati peringkat tujuh dunia. Sementara Anthony berada satu strip di bawahnya.
"Kita harapkan mereka jangan sampai kalah di babak pertama. Seperti Anthony di Fuzhou (China Open 2019) kemarin itu rugi. Secara ranking dan performa rugi, akhirnya kepercayaan diri menurun," jelas Alan.
"Saya harap mereka bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk tahun depan. Saya yakin ini ada sesuatu yang harus mereka perbaiki, meski detailnya saya tidak tahu," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Berita Olahraga Pilihan: Si Leher Beton Mike Tyson Setuju Latih Ngannou
-
Fuzhou China Open 2019: Perdana Main hingga 30 Poin, Ahsan Sempat Pasrah
-
Hasil Babak Kedua Fuzhou China Open 2019: 4 Wakil RI ke Perempat Final
-
Fuzhou China Open 2019: Dramatis, Hendra / Ahsan Menangi Laga Super Sengit
-
Hadapi Wakil Jepang di 8 Besar, Melati: Sebelum Bola Jatuh, Kami Harus Siap
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Libas Unggulan Kedua, Janice/Eala Maju ke Semifinal Abu Dhabi Open 2026
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026