- Carabao Billiards Indonesia memecahkan Rekor MURI dengan tiga turnamen internasional simultan, dihadiri 341 peserta dari 21 negara.
- Carabao International Open menjadi penanda kerja sama resmi pertama dengan World Nineball Tour, meningkatkan standar kompetisi Indonesia.
- Rangkaian acara juga mencakup Junior Open skala internasional dan Celebrity Billiard untuk mempromosikan biliar ke masyarakat luas.
Suara.com - Carabao Billiards Indonesia kembali menegaskan eksistensinya sebagai motor penggerak perkembangan olahraga biliar nasional. Dengan menggelar tiga turnamen internasional secara bersamaan, Carabao sukses mencatatkan sejarah baru sekaligus memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Tiga ajang bergengsi yang digelar adalah Carabao International Open, Carabao Junior Open, dan Carabao International Celebrity Billiard.
Ketiganya berlangsung di satu lokasi dan menjadikan Carabao Billiards Indonesia peraih rekor MURI dengan kategori “Turnamen Billiard Multi Kategori dengan Peserta Terbanyak di Satu Lokasi.”
Rekor tersebut diraih berkat tingginya jumlah peserta lintas kategori yang bertanding secara bersamaan.
Tercatat, sebanyak 341 partisipan dari 21 negara ambil bagian dalam rangkaian turnamen yang berlangsung di NICE PIK 2, Tangerang, Banten.
Penghargaan MURI diserahkan secara simbolis dalam opening ceremony yang digelar pada Kamis (6/2/2026) pagi WIB.
Pengakuan ini menjadi bukti atas inovasi, konsistensi, serta profesionalisme Carabao Billiards Indonesia dalam mengemas event biliar berstandar nasional hingga internasional.
Founder Carabao Group, Hendra Kurniawan, menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif banyak pihak, mulai dari federasi hingga komunitas biliar.
“Ke depannya kami akan tetap konsisten dan berkomitmen untuk melakukan regenerasi secara aktif dan berkelanjutan. Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan dan mengembangkan olahraga, sekaligus industri billiard sesuai dengan arahan bapak Hary Tanoesoedibjo (Ketua Umum PB POBSI,” kata Hendra dalam keterangannya.
Baca Juga: Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
Sorotan utama tertuju pada Carabao International Open, yang menjadi tonggak penting karena menandai kerja sama resmi pertama Carabao Billiards Indonesia dengan World Nineball Tour (WNT).
Kolaborasi ini membawa standar kompetisi internasional sekaligus membuka peluang Indonesia masuk lebih jauh ke kalender turnamen biliar dunia.
Kehadiran para pebiliar top dunia dalam ajang ini menjadi bukti kepercayaan WNT terhadap kualitas penyelenggaraan turnamen di Indonesia, sekaligus membuka jalur bagi atlet nasional untuk bersaing di level tertinggi.
Sementara itu, Carabao Junior Open mencatatkan pencapaian tersendiri.
Memasuki seri ke-4, turnamen ini untuk pertama kalinya digelar dalam skala internasional, menegaskan komitmen Carabao dalam pembinaan dan regenerasi atlet muda biliar Indonesia.
Melalui ajang ini, para pebiliar junior mendapatkan pengalaman berharga bertanding melawan atlet dari berbagai negara sebagai bekal menuju kompetisi global.
Berita Terkait
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Arsenal Tembus Final Carabao Cup, Mikel Arteta Siap Berpesta di Stadion Wembley
-
Salah Strategi Liam Rosenior, Main Terbuka Lawan Arsenal Malah Gagal ke Final Carabao Cup
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko