Suara.com - Tim tenis Indonesia masih berpeluang menambah jumlah perolehan medali emas untuk kontingen Merah Putih di SEA Games 2019.
Sebelumnya Aldila Sutjiadi membuka medali emas Indonesia di SEA Games 2019 dari nomor tunggal putri.
Kini, pintu bagi Indonesia untuk mendapat tambahan dua medali emas terbuka lebar dari nomor ganda putri dan ganda campuran.
Dari nomor ganda putri, duet Beatrice Gumulya/Jessy Rompies akan menjadi ujung tombak di laga final yang berlangsung, Sabtu (7/12/2019).
Beatrice/Jessy akan menghadapi unggulan kedua SEA Games 2019, Peangtarn Plipuech/Tamarine Tanasugarn (Thailand) di Rizal Memorial Tennis Center, Manila, Filipina.
Beatrice/Jessy yang menjadi unggulan pertama, lolos ke final setelah menundukkan wakil Thailand, Patcharin Cheapchandej/Luksika Kumkhum, dengan skor 6-4 dan 7-5, Jumat (6/12/2019).
Sementara dari nomor ganda campuran, Indonesia berpeluang merebut medali emas lewat pasangan Christopher Benjamin Rungkat/Aldila Sutjiadi.
Christo/Aldila yang merupakan peraih medali emas Asian Games 2018 lolos ke final setelah menang dua set langsung atas Sonchat Ratiwatana/Petcharin Cheap Handej (Thailand), 6-2, 6-3, Rabu (4/12/2019).
Di babak final ganda campuran SEA Games 2019, Christo/Aldila sudah ditunggu lawan tangguh asal Thailand lainnya, Sanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn.
Baca Juga: Klasemen Medali SEA Games 2019: Salip Vietnam, Indonesia Naik ke Posisi 2
Laga tersebut juga akan dilangsungkan besok, Sabtu (7/12/2019) di tempat yang sama.
Berita Terkait
-
Klasemen Medali SEA Games 2019: Salip Vietnam, Indonesia Naik ke Posisi 2
-
SEA Games: Perak Modern Pentathlon Indonesia Tak Dihitung, Ini Penyebabnya
-
Raih Emas SEA Games 2019, Dua Atlet Polo Air Dapat Uang Jajan Rp 20 Juta
-
Kecerdikan Ayustina Berbuah Medali SEA Games 2019 untuk Indonesia
-
SEA Games 2019: Modern Pentathlon Sumbang Emas ke-30 untuk Indonesia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan