Suara.com - Juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez, bisa dibilang tampil terlalu dominan musim ini. Sebab, ia keluar sebagai juara tanpa persaingan yang panas dari para rival.
Namun, semua itu berubah ketika pembalap debutan, Fabio Quartararo, mulai menunjukkan tajinya dan beberapa kali duel head to head melawan Marquez.
Dengan motor yang inferior serta status pembalap yang 'cuma' dari tim satelit, Quartararo sempat beberapa kali menyajikan duel sengit.
Tak heran Marc Marquez pun menyebut bahwa Quartararo bakal menjadi salah satu penantang gelar terberatnya di masa yang akan datang.
"Saya mulai menyadari potensinya sebelum ia bergabung di kejuaraan dunia. Ia sempat menjadi juara beberapa kali," ujar Marquez secara singkat dikutip dari AS.
Sebelum bergabung dengan Grand Prix, Quartararo sempat meenjadi juara kejuaraan Moto3 Spanyol pada 2013-2014.
Tak cuma itu, ia juga sudah memulai karier balapnya sejak 2007 di ajang kejuaraan balap motor 50cc di Spanyol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama