Suara.com - Berdasarkan data yang dirilis oleh penyelenggara MotoGP, pada gelaran musim 2019, jumlah penonton total di tiap sirkuit mencapai 2.863.113 orang.
Dengan jumlah tersebut, Sirkuit Thailand merupakan sirkuit paling ramai didatangi penonton, dengan total sebanyak 226.655 orang.
Sementara itu, jumlah penonton di Sirkuit Qatar merupakan yang paling sepi dengan total 32.252 penonton.
Walaupun demikian, rupanya balapan musim ini kalah ramai jika dibandingkan dengan musim lalu.
Pada tahun 2018, total jumlah penonton mencapai 2.884.242 penonton. Jumlah tersebut turun 21.129 orang dibanding musim lalu.
Pada tahun 2018, rekor penonton teramai dan tersepi masih dipegang oleh sirkuit yang sama.
Sirkuit Thailand menjadi sirkuit paling ramai di tahun debutnya dengan total sebanyak 222.535 penonton.
Sementara itu, pada tahun tersebut jumlah penonton di Qatar lebih rendah dari musim ini, yakni sebesar 31.618.
Jika dibandingkan dengan jumlah penonton per seri balapan, setiap sirkuit cenderung fluktuatif.
Baca Juga: Ricuh Penggusuran Lahan, Warga Tamansari Bandung Dipaksa Kosongi Rumah
Namun setelah seri MotoGP seri Austria, jumlah penonton MotoGP musim 2019 selalu lebih sedikit jika dibandingkan dengan musim lalu.
Apakah ada kaitannya dengan poin Marc Marquez yang sudah terpaut terlalu jauh dari para rivalnya?
Tak ada yang pasti, namun yang jelas pada rentang waktu tersebut (Austria-Valencia), Marc Marquez berhasil mengumpulkan sebanyak 240 poin, sementara rival terdekatnya, Andrea Dovizioso cuma 122 poin, membuat tensi persaingan menurun drastis pasca MotoGP Austria.
Kalau menurut anda, apa penyebab menurunnya penonton MotoGP?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa