Suara.com - Di era digital sekarang ini, peribahasa "Mulutmu Harimaumu" sepertinya sudah tak relevan lagi. Ungkapan yang lebih tepat mungkin adalah "Jarimu Harimaumu".
Metamorfosa ini ada benarnya mengingat banyak masyarakat yang terjerat masalah sosial, bahkan hingga ranah hukum, karena cuitan yang tidak mengedepankan etika bersosial media.
Contohnya seperti yang dilakukan seorang jurnalis Amerika Serikat dari media Washington Post, Felicia Sonmez.
Ia dikabarkan telah diskors dari surat kabar tempatnya bekerja gara-gara men-tweet sebuah link berita terkait kasus perkosaan yang dilakukan Kobe Bryant.
Tweet tersebut diunggah tak lama setelah kabar Kobe Bryant meninggal dunia merebak.
Sonmez men-tweet link artikel tiga tahun lalu dari The Daily Beast sebelum akhirnya dihapus.
Namun salah satu warganet sudah ada yang meng-copy jejak digital kontroversial Sonmez tersebut.
"Kamu bisa saja menghapus tweet tersebut. Namun bagaimana dengan permintaan maaf?" tulis pemilik akun @ChrisKoether mengomentari tweet Sonmez yang lain.
Baca Juga: Entah Kebetulan, Kematian Kobe Bryant Telah Diramal Akun Ini Sejak 2012
Dihujat Warganet
Tak sedikit pula warganet yang menghujat Sonmez. Salah satunya komedian Bridget Phetasy.
"Ini menjijikkan. Seorang wanita telah kehilangan suami dan anaknya hari ini. Anak-anak kehilangan ayah dan saudara mereka. Seluruh anak di dunia telah kehilangan pahlawan mereka. Orang-orang pada berduka. Mungkin berikan waktu sehari sebelum Anda menginjak-injak kenangan almarhum," cuit Bridget Phetasy mengomentari postingan Sonmez.
Kobe Bryant meninggal kecelakaan helikopter di sebuah kawasan di Calabasas, California pada, Minggu (26/1/2020).
Selain Kobe Bryant, insiden itu turut merenggut delapan nyawa lainnya. Termasuk putri Bryant, Gianna Maria-Onore Bryant.
Berita Terkait
-
Augie Fantinus Koleksi 50 Pasang Sepatu Kobe Bryant
-
Kobe Bryant Sosok Panutan, Termasuk Bagi Pemain Indonesia
-
Entah Kebetulan, Kematian Kobe Bryant Telah Diramal Akun Ini Sejak 2012
-
Mengenang Kobe Bryant, Jorge Lorenzo: Itulah Kenapa Saya Benci Helikopter!
-
Kobe Bryant Meninggal Bikin Sederet Pembalap MotoGP Berduka, Kecuali Rossi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan