- Oleksandr Usyk mempertahankan gelar juara dunia kelas berat setelah menang TKO atas Rico Verhoeven di Piramida Giza, Mesir.
- Wasit menghentikan laga pada ronde ke-11 meski Rico Verhoeven unggul jauh dalam perolehan poin dari catatan juri.
- Keputusan wasit memicu kontroversi karena dianggap terlalu prematur dan mengabaikan performa dominan Rico Verhoeven sepanjang pertandingan berlangsung.
Suara.com - Dunia tinju internasional diguncang hasil akhir penuh perdebatan saat Oleksandr Usyk mempertahankan gelar juara dunia kelas berat miliknya di Piramida Giza, Mesir, Minggu WIB.
Petinju asal Ukraina tersebut dinyatakan menang technical knockout (TKO) atas legenda kickboxing, Rico Verhoeven, dalam laga yang awalnya terlihat akan menjadi kekalahan perdana sang juara.
Keputusan wasit untuk menghentikan pertandingan di ronde ke-11 memicu gelombang protes karena Verhoeven dinilai masih mampu memberikan perlawanan dan tengah unggul jauh secara poin.
Dominasi Mengejutkan Rico Verhoeven
Sejak lonceng ronde pertama berbunyi, Rico Verhoeven yang datang dengan status underdog justru mampu mendikte jalannya pertarungan dengan sangat disiplin.
Legenda hidup dunia kickboxing tersebut tampil penuh percaya diri dengan memanfaatkan keunggulan jangkauan serta ketenangan luar biasa di hadapan ribuan penonton.
Selama hampir sebelas ronde berjalan, Verhoeven mampu menerapkan strategi yang membuat gaya bertarung teknis milik Usyk seolah tidak berdaya.
Ia sukses menjaga ritme serangan secara konsisten sekaligus mematahkan setiap upaya Usyk untuk merangsek masuk ke area pertahanannya.
Kecerdasan membaca pertandingan yang biasanya menjadi senjata utama Usyk justru berhasil diredam oleh pergerakan kaki Verhoeven yang sangat efektif.
Baca Juga: Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Incar Deontay Wilder Usai Lepas Sabuk WBO
Titik Balik Krusial di Ronde 11
Memasuki pengujung ronde ke-11, jalannya pertarungan yang semula didominasi Verhoeven mendadak berubah drastis melalui sebuah serangan mendadak.
Oleksandr Usyk berhasil menemukan celah sempit untuk melancarkan kombinasi pukulan beruntun yang mendarat telak di wajah penantangnya.
Hantaman keras tersebut membuat Verhoeven kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh ke atas kanvas untuk pertama kalinya dalam laga tersebut.
Meski sempat tersungkur, petarung asal Belanda itu mampu bangkit berdiri dengan cepat untuk menunjukkan bahwa dirinya masih siap melanjutkan duel.
Namun, terjadi momen unik ketika wasit sempat memberikan waktu tambahan bagi kubu Verhoeven untuk memperbaiki posisi pelindung mulut yang bergeser.
Berita Terkait
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
-
Anthony Joshua Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit usai Kecelakaan Mengerikan
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
-
F1 GP Kanada: George Russell Menangi Sprint Race, Lando Norris Salip Kimi Antonelli!
-
Jadi Cabor Prestasi, 150 Atlet Buru Poin Ranking Nasional Padel di Future Junior Championship
-
Jalan Terjal Menuju The Nationals: 16 Tim Saling Sikut di Campus League 2026 Regional Jakarta
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed