Suara.com - Petinju legendaris asal Filipina Manny Pacquiao resmi menandatangani kontrak dengan Paradigm Sports Management (PSM), manajemen yang juga menaungi Conor McGregor.
Kondisi itu diisukan bakal memungkinkan untuk merealisasi duel antara Manny Pacquiao vs Conor McGregor.
Kepastian kontrak kerja sama antara PSM dan ikon tinju dunia itu disampaikan pendiri dan CEO PSM Audie Attar dalam akun Twitter pribadinya.
"Sangat bangga mengumumkan bahwa @ParadigmSM secara resmi mewakili Manny Pacquiao," cuit Attar.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam hal ini, termasuk mitra kami Arnold, Ping, Atty Brando, Jayke dan anggota tim Pacquiao lainnya di Manila. Tidak sabar untuk bekerja bersama."
Manny Pacquiao yang terakhir kali naik ring pada Juli 2019, turut mengomentari kerja sama dengan manajemen yang juga menaungi McGregor.
"Saya bangga dapat bermitra dengan PSM dan senang atas kesempatan yang ditawaran Audie Attar dan PSM," kata Pacquiao dikutip dari Metro, Kamis (13/2/2020).
"Satu hal yang ingin semua orang ingat adalah selalu berpikir positif. Jangan berpikir negatif: itu akan jadi awal kehancuranmu. Segalanya adalah mungkin," Pacquiao menambahkan.
Kabar ini turut pula mendapat respons dari Conor McGregor. Petarung asal Irlandia itu mengucapkan selamat atas kerja sama Pacquiao dengan PSM, manajemen yang sama dengan dirinya.
Baca Juga: Evaluasi Tim Putra Indonesia, Susy: Sebetulnya Bisa Menang 5-0, Tapi...
"Selamat datang di tim Emmanuel (Pacquiao)," cuit McGregor di akun Twitter-nya.
Beberapa waktu lalu, Conor McGregor sudah melayangkan tantangan berduel kepada Manny Pacquiao.
Tantangan itu dilontarkan usai ia mengalahkan Donald Cerrone hanya dalam waktu 40 detik lewat TKO ronde pertama, di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (19/1/2020).
"Saya ingin berduel melawan Manny Pacquiao, petinju kidal dengan pukulan yang keras," kata McGregor.
"Tidak diragukan lagi, Manny Pacquiao tipe petinju yang membuat saya tertarik," McGregor menambahkan.
Berita Terkait
-
Tinju Dunia: Wilder vs Fury, Manny Pacquiao Jagokan Bomber
-
Manny Pacquiao Puji Wilder: Dia Mengingatkan Saya pada Si Leher Beton
-
Pukulan Pacquiao Disebut Lebih Mematikan daripada Si Leher Beton Mike Tyson
-
Pihak Manny Pacquiao Pilih Lawan Danny Garcia daripada Errol Spence
-
Tinju Dunia: Nyali Mayweather Disebut Ciut Usai Pacquiao Kalahkan Thurman
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
-
An Se-young Pertahankan Gelar Indonesia Open 2026, Rahasianya Bukan Target Juara
-
Hattrick Gelar di Asia! Christiansen/Boje Nangis Haru Usai Rajai Indonesia Open 2026
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
Ganda Putri Indonesia Tunjukkan Progres Signifikan, Karel: Sebelum Kalah, Kita Tarung Dulu!
-
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Takhta Juara di Istora!
-
Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
Adrian Fernandez Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tiga Klasemen Moto3 2026