Suara.com - Angin segar yang didapat Amartha HangTuah usai mengalahkan Satya Wacana Salatiga hanya berlangsung sementara. Dalam lanjutan seri V Indonesian Basketball League (IBL) 2020, mereka kembali menjadi tim pesakitan.
Menghadapi NSH Jakarta di GOR Jayabaya, Kediri, Sabtu (29/2/2020), anak latih Rastafari Horongbala takluk dengan skor 77-84. HangTuah hanya tampil bagus di kuarter pertama, hingga NSH berhasil bangkit di sisa kuarter.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi HangTuah yang tengah mengemban misi bangkit. Sebelum kekalahan ini, mereka sukses membenamkan Satya Wacana dengan skor 83-78.
Kemenangan itu membuat HangTuah berhasil mengakhiri rentetan hasil buruk di empat seri sebelumnya, di mana telah kalah delapan kali beruntun dan hanya memetik satu kemenangan di seri pembuka.
“Anak-anak cepat panas dan bagus pada kuarter pertama, tetapi kurang konsisten hingga akhir,” kata asisten pelatih Hangtuah, Harry Prayogo.
Kendati mengakui kekalahan ini membuat misi menembus babak play-off semakin sulit, Harry menegaskan HangTuah belum kehilangan harapan. Mereka disebutnya tak ingin cepat-cepat melempar handuk.
“Kami memang di papan bawah, tetapi masih terus berjuang untuk bisa menembus play off,” tandas Harry.
HangTuah saat ini masih berada di papan bawah klasemen IBL 2020 tepatnya di peringkat sembilan, dengan raihan 13 poin hasil dari dua kemenangan dari 11 pertandingan.
Klub yang identik dengan warna ungu itu masih menyisakan satu laga lagi di seri V IBL 2020. Mereka bakal menghadapi Pacific Caesar Surabaya hari ini, Minggu (1/3/2020) pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: IBL 2020: Optimus Prime Ingin Kembali Bungkam Leste Prosper
Berita Terkait
-
IBL 2020: Optimus Prime Ingin Kembali Bungkam Leste Prosper
-
Rastafari Datang, HangTuah Akhiri Tren Negatif
-
Kondisi Asrama Pemain Klub Basket Amartha HangTuah saat Banjir Melanda
-
Dampak Banjir Jakarta, Pemain HangTuah Sakit Jelang Seri V IBL 2020
-
Manajer: Performa HangTuah Turun Salah Satunya karena Banjir
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
-
Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026