Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyambut positif pembekuan ranking dunia oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Hal itu dinilai baik buat 'kantong' pebulutangkis.
Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI, Achmad Budiharto menjelaskan bahwa pembekuan ranking dunia dapat melindungi atlet perihal kontrak dengan sponsor.
Sebagaimana diketahui, tiap-tiap sponsor memiliki kesepakatan berbeda dalam kontraknya. Ada atlet yang diharuskan mengikuti berapa turnamen dalam satu tahun, hingga ditarget menduduki ranking tertentu.
Penundaan turnamen yang kini terjadi akibat pandemi Virus Corona jelas menimbulkan masalah bagi atlet.
Pembekuan ranking pun dinilai jadi salah satu solusi untuk tak secara langsung membantu finansial para pebulutangkis.
"Saya rasa freeze ranking ini adalah keputusan yang bijak dari BWF," ujar Achmad Budiharto dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (7/4/2020).
"Kami bisa memahami ini menjadi concern bagi para pemain, terkait kesepakatan dengan sponsor," sambungnya.
"PBSI juga akan membantu para atlet untuk mencari win-win solution ke pihak sponsor," tukas Achmad.
Pandemi COVID-19 yang menimbulkan krisis kesehatan global memaksa BWF menunda sejumlah turnamen hingga pertengahan Juli 2020.
Baca Juga: Manchester United Pertimbangkan Rekrut Duo Bournemouth
Indonesia Open 2020 yang direncanakan berlangsung pada 16-21 Juli di Istora Senayan, Jakarta, turut mengalami penundaan hingga waktu yang belum ditentukan.
Berikut daftar turnamen bulan Mei-Juli 2020 yang ditunda:
Turnamen internasional Grade 2:
• CROWN GROUP Australian Open 2020 (2 – 7 Juni)
• TOYOTA Thailand Open 2020 (9 – 14 Juni)
• BLIBLI Indonesia Open 2020 (16 – 21 Juni)
Berita Terkait
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati