Suara.com - Teka-teki masa depan Andrea Dovizioso masih belum jelas. Hingga kini, Ducati terus mencoba merayu agar Dovi bisa memperpanjang kontrak.
Namun ada hal yang membuat Ducati harus berpikir lebih dalam. Masalah finasnial yang dialami Ducati membuat perpanjangan kontrak sedikit terhambat.
Apalagi Andrea Dovizioso meminta kenaikan gaji dibandingkan kontrak sebelumnya. Ducati masih berpikir-pikir mengenai hal ini.
Ducati kabarnya tidak bisa menaikkan nilai kontrak Andrea Dovizioso dan justru ingin melakukan pengurangan gaji pada kesepakatan baru.
Paolo Ciabatti menegaskan bahwa Ducati ingin mempertahankan susunan pembalap yang ada saat ini pada tahun depan sebagai opsi terbaik.
"Ada alasan logis. Davide Tardozzi dan Gigi Dall’Igna juga menegaskan kami harus memilih pembalap yang ada di dalam tim sendiri," kata Ciabatti dilansir dari Moto.it.
"Situasi ekonomi telah berubah, jadi kami tak bisa mempertimbangkan kontrak seperti dulu. Kami harus ambil keputusan sesuai dana yang tersedia," jelas Ciabatti.
"Target kami adalah mengikuti balapan dengan rider kami sendiri, tetapi dengan dana berbeda," ujar Ciabatti menambahkan.
Ciabatti berharap kalau bisa Andrea Dovizioso rela memangkas bayarannya dan memperpanjang kontrak hingga beberapa musim ke depan.
Baca Juga: Jelang MotoGP Sepang, Dovi: Sirkuit Favorit Saya!
Tapi itu semua tergantung Dovizioso sendiri. Akankah Ducati rela melepas Andrea Dovizioso nantinya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko