Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi menegaskan tidak takut untuk memilih opsi pensiun dari dunia balap, alih-alih melanjutkan karier di MotoGP 2021.
Kendati demikian, pebalap berjuluk The Doctor itu tak menampik bahwa bayang-bayang pensiun membuat perasaannya sedih.
Dia tak bisa membayangkan persaaan saat mengaspal untuk terakhir kalinya setelah lebih dari 20 tahun konsisten membalap.
"Saat ini sudah masuk ke akhir Mei. Dalam beberapa pekan, saya akan membuat keputusan mengenai masa depan saya. Keputusan ini akan cepat saya ambil," kata Rossi dilansir BT Sport, Sabtu (30/5/2020).
"Saya tidak takut untuk pensiun, tetapi ketika tahu perihal balapan terakhir di MotoGP, saya menjadi sedih dan sulit menerimanya."
"Saya mencintai balapan, ini merupakan hidup saya selama 20 tahun," tambahnya.
Nasib Valentino Rossi tengah dispekulasikan lantaran kontraknya dengan Monster Energy Yamaha tak diperpanjang dan akan berakhir musim ini.
Tim satelit Petronas Yamaha SRT memang menawarkan satu tempat untuk Rossi di MotoGP 2021. Namun, semua keputusan ada di tangan pebalap 41 tahun tersebut.
"Pensiun merupakan hal yang paling menyedihkan untuk saya. Akan ada banyak kesedihan dan perasaan yang tidak baik. Pensiun tanpa penonton akan lebih baik," kata Rossi.
Baca Juga: Teka-Teki Masa Depan Valentino Rossi Diungkap Pekan Depan, Pensiun?
"Kalau memutuskan lanjut, waktunya mencoba kompetitif. Aku akan bergabung tim Petronas kalau kupikir aku kompetitif. Kalau aku bisa mencoba memenangi balapan dan bertarung untuk podium," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati