Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi belum juga menentukan nasibnya di MotoGP.
Kendati demikian, Rossi mengaku sudah siap secara mental bila harus pensiun dari ajang balap.
Valentino Rossi menganggap pemberlakuan lockdown di Italia beberapa waktu lalu akibat pandemi Covid-19, membuatnya menikmati hidup di dalam rumah.
Banyak menghabiskan waktu di rumah bersama ibunda dan juga pacarnya, Francesca Sofia Novello, di Tavuila, Italia, membuatnya bisa membayangkan bagaimana suasana pasca pensiun nanti.
"Bagi saya, ini sesuatu yang cukup aneh karena sejak 1995, saya hidup dengan mengelilingi dunia, selalu di lintaasan balap," kata Rossi dikutip Suara.com dari Marca, Kamis (4/6/2020).
"Awalnya terasa aneh, tapi saya melihat bahwa saya sangat suka berada di rumah, terutama hidup tanpa tekanan terus-menerus dari hasil balapan."
"Saya bisa membayangkan sedikit kehidupan masa depan saya ketika saya berhenti mengendarai sepeda motor," tambahnya.
Penangguhan jadwal balapan MotoGP 2020 akibat pandemi Covid-19 dinilai Rossi tak selalu memberi dampak buruk.
Kekinian dia jadi lebih siap apabila mengambil keputusan berhenti dari olahraga yang dicintainya itu.
Baca Juga: Ngefans Sejak Kecil, Quartararo Kini Malah Depak Rossi dari Yamaha
"Saya pikir saya juga bisa menikmati hidup ketika pensiun. Ini (karantina) bagus dan memungkinkan saya untuk mengambil keputusan dengan lebih mudah," tandasnya.
Nasib Valentino Rossi di ajang MotoGP masih menjadi misteri. Hal itu setelah kontraknya bersama tim pabrikan Yamaha tak diperpanjang dan bakal habis akhir musim ini.
Tag
Berita Terkait
-
Ngefans Sejak Kecil, Quartararo Kini Malah Depak Rossi dari Yamaha
-
Impian Legenda MotoGP Mick Doohan yang Gagal Tercapai: Tandem dengan Rossi
-
Johann Zarco Girang Banget Bisa Pacu Motor 300 Km/Jam, Ini Penyebabnya
-
Ditendang Ducati, Petrucci Bersyukur Pernah Jadi Rekan Dovizioso
-
Terdepak dari Ducati, Danilo Petrucci Bakal Dipinang Aprilia?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas