- Kebakaran hebat menghanguskan 304 rumah warga di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 1 Juni 2026.
- Peristiwa tersebut berdampak pada 674 jiwa yang kini mengungsi di Lapangan Jusuf Hamka, Kemayoran, Jakarta Pusat.
- Sebanyak delapan orang mengalami luka sedang dan dirawat di rumah sakit, namun tidak ada korban jiwa.
Suara.com - Kebakaran di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin malam (1/6/2026) menghanguskan 304 rumah warga. Peristiwa tersebut memaksa ratusan warga mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada Selasa (2/6/2026), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno tiba di tenda pengungsian sekitar pukul 11.43 WIB setelah meninjau langsung lokasi kebakaran. Dalam kunjungannya, Rano menyempatkan diri mendatangi sejumlah posko pelayanan, termasuk posko kesehatan, serta berdialog dengan anak-anak dan warga yang terdampak.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, kebakaran tersebut berdampak pada 354 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 674 jiwa.
Dari jumlah tersebut, delapan orang dilaporkan mengalami luka sedang dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina Kemayoran. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.
Untuk sementara, warga yang terdampak ditempatkan di lokasi pengungsian yang berada di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pengamatan Suara.com, sedikitnya terdapat sembilan posko dari berbagai dinas dan lembaga yang memberikan layanan kepada para pengungsi. Posko-posko tersebut menyediakan informasi terkait penanganan kebakaran, layanan kesehatan, hingga kebutuhan dasar warga.
Sejumlah instansi yang terlibat di antaranya BPBD DKI Jakarta, Polri, Kodam Jaya, pusat layanan kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Selain itu, terdapat delapan tenda pengungsian yang didirikan oleh pemerintah dan berbagai lembaga, termasuk Dinas Sosial DKI Jakarta, BPBD, Polri, dan PMI. Tenda-tenda tersebut digunakan untuk menampung ratusan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu penanganan lebih lanjut pascakebakaran.
Reporter: Cornelius Prawira
Baca Juga: Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam