Lin Dan akhirnya merengkuh gelar Japan Open 2015 usai menundukan Axelsen yang kala itu tengah mencari gelar Superseries perdananya dengan skor 21-19, 16-21, 21-19.
4. Asian Games 2014
Lin Dan meraih medali emas Asian Games keduanya pada edisi 2014. Dia tampil begitu energik dalam multievent empat tahunan itu setelah absen cukup lama di 2013.
Jalan Lin Dan meraih medali emas Asian Games 2014 cukup berkelok di mana dia harus menundukan sang rival Lee Chong Wei di semifinal, dan membungkam kompatriot sekaligus juara dunia Chen Long di partai final.
Lin Dan mengalahkan Chen Long dalam pertarungan yang menguras tenaga selama 82 menit sebelum menang 12-21, 21-16, 21-16.
5. Kejuaraan Dunia 2013
Lin dan sempat vakum dari kompetisi internasional usai meraih medali emas Olimpiade 2012. Dia tercatat hanya tampil di satu turnamen pada 2013—Kejuaraan Asia—sebelum turun di Kejuaraan Dunia 2013.
Aksi comeback Lin Dan terasa hebat karena dia sukses mempertahankan gelar juara dunia dengan mengalahkan sang rival abadi asal Malaysia, Lee Chong Wei dengan skor 16-21, 21-13, 20-17.
6. Kejuaraan Dunia 2011
Baca Juga: Lin Dan Umumkan Gantung Raket
Salah satu laga paing dramatis antara Lin Dan dan Lee Chong Wei terjadi pada final Kejuaraan Dunia 2011.
Kala itu Lin Dan seakan-akan bakal kehilangan gelar juara lantaran tertinggal 13-16 di game penentuan.
Namun, tunggal putra terbaik China itu memperlihatkan kemampuannya dengan membalikkan keadaan dan menang dengan skor dramatis 20-22, 21-14, 23-21.
7. Olimpiade 2008 Beijing
Pertarungan antara Lin Dan dan Lee Chong Wei memang begitu klasik lantaran keduanya kerap sekali berbentrokan.
Namun, di ajang sebesar Olimpiade 2008 Beijing, pertarungan keduanya tetap dinantikan banyak orang.
Lin Dan saat itu memang difavoritkan meraih emas dari sektor tunggal putra.
Tapi tekanan yang ada dipundaknya amatlah besar karena tampil di depan publik sendiri.
Pada akhirnya, Super Dan berhasil mengemban tanggung jawab meraih medali emas usai menundukkan Lee Chong Wei dengan skor telak 21-12, 21-8.
8. Olimpiade 2012 London
Pertarungan antara Lin Dan dan lagi-lagi Lee Chong Wei di babak final Olimpiade 2012 London digadang-gadang sebagai laga terhebat yang pernah ada di sektor tunggal putra.
Bagaimana tidak, pertarungan antara dua maestro bulutangkis itu berlangsung begitu ketat hingga detik terakhir.
Medali emas Olimpiade 2012 bahkan sempat sudah berada di depan mata Lee Chong Wei saat dirinya unggul 19-18 dari Lin Dan.
Namun, seperti dibeberapa pertemuan lainnya, Lin Dan selalu punya cara untuk memutarbalikan kondisi, hingga menang dengan skor 15-21, 21-10, 21-19.
Berita Terkait
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026