- Turnamen amal internasional Shuttle Open 2026 akan diselenggarakan di GBK Basket Hall, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
- Acara ini menghadirkan tujuh legenda Olimpiade, termasuk reuni rival abadi Taufik Hidayat dan Lin Dan dalam format ganda atau triple.
- Selain pertandingan ekshibisi, para legenda mengadakan lelang koleksi pribadi untuk mendanai atlet bulu tangkis Indonesia yang membutuhkan.
Suara.com - Ajang amal bulu tangkis internasional Shuttle Open 2026 dipastikan akan digelar di GBK Basket Hall, Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026).
Turnamen ini menjadi sorotan karena menghadirkan tujuh legenda peraih medali emas Olimpiade, termasuk rival abadi Taufik Hidayat dan Lin Dan.
Tak hanya menyajikan pertandingan ekshibisi yang membangkitkan nostalgia, para legenda bulu tangkis dunia juga akan menggelar lelang amal untuk membantu atlet yang membutuhkan.
Reuni Rival Abadi Taufik Hidayat dan Lin Dan
Kehadiran Lin Dan sebagai tamu spesial dari China dipastikan menghidupkan kembali rivalitas ikoniknya dengan Taufik Hidayat pada era 2000-an.
Taufik Hidayat yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) membuka peluang kembali berada di lapangan bersama mantan rivalnya itu.
Namun, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut memastikan pertemuan mereka kemungkinan berlangsung dalam format ganda atau triple demi menghindari cedera.
"Mungkin berhadapan dengan bermain double atau triple. Kalau tunggal sudah tidak mungkin, bisa-bisa encok (sakit pinggang)," canda Taufik.
Menurut Taufik, turnamen yang didukung Makuku dan BCA ini juga diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk menekuni bulu tangkis.
"Kami berharap para orang tua dapat mengajak anak-anak untuk menyaksikan pertandingan di ajang ini sehingga bisa menginspirasi mereka untuk berprestasi, dan bukan tidak mungkin ke depannya mereka bisa tumbuh jadi calon atlet penerus yang bisa mengharumkan nama bangsa di kancah dunia," kata Taufik dalam konferensi pers, Jumat (31/7/2026).
Lelang Amal untuk Atlet
Legenda ganda putra Indonesia, Ricky Soebagdja, juga menyambut positif penyelenggaraan Shuttle Open 2026.
"Ajang ini memberikan kesempatan bagi para penggemar, termasuk keluarga dan anak-anak, untuk menikmati bulu tangkis dalam suasana yang menyenangkan dan berkesan," ujarnya.
"Kehadiran para legenda bulu tangkis Indonesia juga menjadi inspirasi tersendiri bagi generasi muda untuk melihat secara langsung sosok-sosok yang telah mengharumkan nama bangsa di panggung dunia," lanjut Ricky.
Selain pertandingan ekshibisi, Shuttle Open 2026 juga menghadirkan sesi lelang amal. Para legenda akan melelang koleksi pribadi bersejarah mereka, dengan seluruh hasil penjualan disalurkan kepada atlet bulu tangkis Indonesia yang membutuhkan bantuan.