Suara.com - Valentino Rossi dikabarkan bakal segera menandatangani kontrak bersama Petronas Yamaha SRT di seri perdana MotoGP 2020, 19 April mendatang.
Namun, pengamat MotoGP sekaligus mantan manajernya, Carlo Pernat, menyebut The Doctor masih butuh waktu sebelum menentukan masa depannya di MotoGP.
"Berapa kali muncul kabar ia akan segera teken kontrak dan kemudian semua berlalu begitu saja," ujar Pernat dikutip GPOne, Selasa (7/7/2020).
"Saya yakini meskipun di Yamaha, mungkin Rossi butuh waktu untuk membuat keputusan," sambungnya.
Pernyataan Pernat didasari oleh situasi MotoGP 2020 yang sempat tertunda akibat pandemi virus Corona Covid-19.
Lama tak balapan membuat seluruh rider, tak hanya Rossi, harus meraba-raba lagi situasi sebelum memutuskan suatu hal penting di masa mendatang.
Rossi sendiri pernah mengatakan bakal mengambil keputusan apabila telah menjalani beberapa seri balapan. Hal itu dikatakannya sebelum pandemi virus Corona menghantam dunia.
Dengan usia yang sudah tak muda lagi yakni 41 tahun, Pernat ragu apabila Rossi bakal sesegera mengambil keputusan.
Selain bergabung dengan Petronas Yamaha, bukan tak mungkin rider peraih sembilan gelar juara dunia itu justru pensiun di akhir MotoGP 2020.
Baca Juga: Adik Valentino Rossi Ungkap Masa Depannya, Tunggu Kakaknya Pensiun?
“Opini saya, Rossi belum akan membuat pengumuman (di seri perdana MotoGP 2020). Saya pikir ia akan menunggu," beber Pernat.
"Vakumnya kegiatan karena virus corona membuat semua orang berteka-teki, termasuk Rossi."
"Anda harus memahami dulu bagaimana situasinya. Saya pikir Valentino Rossi baru membuat keputusan setelah beberapa lomba," tambahnya.
Berita Terkait
-
Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi
-
Anak Didik Valentino Rossi Sebut MotoGP Mandalika Sebagai Kandangnya
-
Marc Marquez Balas Valentino Rossi, Ogah Anggap The Doctor Rivalnya di MotoGP
-
Marquez vs Rossi: Gelar Seimbang, Era Baru Telah Tiba! Siapa Raja MotoGP Sesungguhnya?
-
Marc Marquez Kesampingkan Rivalitas dan Akui Idolakan Valentio Rossi Sejak Kecil
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia