Suara.com - Jorge Lorenzo mendapat tantangan untuk kembali sebagai pebalap reguler di ajang MotoGP. Hal itu demi memperbaiki nama besarnya yang tercoreng saat berseragam Repsol Honda di MotoGP 2019--musim terakhirnya sebelum pensiun.
Sebagai penyandang tiga gelar juara dunia, rider asal Spanyol itu memang mengakhiri karier dengan buruk. Jorge Lorenzo tampil terkatung-katung bersama Honda, di mana rentetan cedera turut membulatkan tekad X-Fuera untuk gantung helm.
Tantangan kembali mengaspal di MotoGP datang dari ayahnya sendiri, Chicho Lorenzo. Dia ingin putranya yang kini menjabat sebagai pebalap penguji Yamaha untuk menghapus gelar pecundang sebelum benar-benar meninggalkan dunia balap.
“Lorenzo pergi meninggalkan Honda sebagai seorang pecundang. Jika dia kembali dan memenangkan satu balapan, dia akan pensiun tanpa rasa penyesalan," kata Chicho Lorenzo dikutip dari Crash, Selasa (7/7/2020).
Lorenzo kini santer dikabarkan tengah bernegosiasi dengan mantan timnya, Ducati. Kabar itu membuat harapan Chicho melihat anaknya kembali mengaspal, paling tidak, mendekati kenyataan.
“Saya pikir, ada banyak kebenaran tentang potensi kembalinya Lorenzo,” jelas Chicho.
Jorge Lorenzo sebelumnya memutuskan pensiun usai menjalani balapan di seri terakhir MotoGP 2019 tepatnya di Grand Prix Valencia yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, 17 November tahun lalu. Saat itu, pebalap yang identik dengan nomor 99 itu hanya finish di posisi 13.
Berita Terkait
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026