Suara.com - Bursa transfer MotoGP untuk musim 2021 cukup banyak kejutan. Kepindahan Pol Espargaro ke Honda, Alex Marquez ke tim LCR Honda membuat publik semakin getol untuk mengikuti perkembangannya.
Kali ini ada kabar menarik datang dari Cal Crutchlow. Pembalap Inggris ini dikabarkan bakal mendekat ke Ducati setelah dirinya merasa bakal terdepak dari tim LCR Honda.
Hal ini dikarenakan masuknya Alex Marquez ke tim tersebut. Crutchlow pun merasa kalau dirinya sudah tidak akan dipakai oleh tim LCR Honda di musim depan.
Pembalap Inggris akhirnya buka suara kalau dirinya saat ini sedang menjalin komunikasi dengan Ducati.
"Saya berbicara dengan mereka setiap minggu," ungkap pembalap MotoGP asal Inggris itu dilansir dari Motorsport.com.
Bahkan, beberapa waktu lalu Crutchlow mengakui kalau dirinya berbicara dengan Gigi Dall'Igna, GM Ducati Corse yang punya pengaruh cukup besar di pabrikan motor asal Italia itu.
"Situasi mungkin telah berubah sejak kami berbicara. Rencananya sekarang adalah menunggu dan tidak masalah dengan saya juga. Jika opsi Aprilia tersedia, saya senang. Jika opsi Ducati tersedia, saya juga sangat bersemangat."
"Jadi saya tidak akan menyangkal saya berbicara kepada mereka, karena saya berbicara kepada mereka," tegas pria yang sempat membela tim pabrikan Ducati di MotoGP 2014 ini.
Meski dirinya diberikan pilihan bos Honda untuk melanjutkan karir di WSBK, ia pun menolaknya.
Baca Juga: Tak Mau Cal Crutchlow Hengkang ke Rival, Honda Siapkan Posisi di WSBK
"Saya ingin melanjutkan di MotoGP. Kembali ke WorldSBK tidak akan menjadi downgrade, itu adalah kejuaraan hebat dengan driver yang sangat baik," bilang pemilik nomor start 35 ini.
Jika memang benar Crutchlow merapat ke Ducati, berarti kemungkinan Dovizioso lah yang bakal hengkang di musim depan.
Mengingat kontrak yang hingga detik ini belum terselesaikan, membuat banyak spekulasi kalau Dovi siap hengkang dari Ducati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko