Suara.com - Pebalap gaek Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi menilai rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli tak kalah hebat dari sang rekan setim, Fabio Quartararo.
Sinar rider jebolan akademi balap motor miliknya, VR46 Riders Academy itu disebut Rossi sedikit tertutup lantaran Quartararo memang tampil apik musim lalu.
Pada MotoGP 2019, Quartararo membuat kejutan dengan merebut predikat Rookie of the Year. Pebalap Prancis itu pun finis di peringkat lima klasemen akhir rider.
Dan di awal musim MotoGP 2020 ini, Quartararo juga melanjutkan tren positif. Rider yang akan menggantikan posisi Rossi di Monster Energy Yamaha itu berhasil meraih kemenangan beruntun di dua seri perdana, yakni MotoGP Spanyol dan Andalusia.
Namun pada seri ketiga, yakni di MotoGP Republik Ceko, penampilan Quartararo menurun. Pada balapan tersebut, giliran Morbidelli yang mampu melejit dengan raihan podium kedua.
"Morbidelli seharusnya menjadi pembalap unggulan, tetapi Quartararo pada musim lalu tampil impresif dan bagi semua orang itu adalah kejutan," ujar Rossi dikutip dari Corsedimoto, Jumat (14/8/2020).
"Secara psikologis itu tidak mudah, tetapi bagi saya Morbidelli memiliki penampilan baik dan saya pikir dia bisa memperjuangkan menjadi juara MotoGP di masa depan," sambungnya..
Capaian Morbidelli di MotoGP Republik Ceko pun disyukuri Valentino Rossi. RIder 41 tahun itu merasa sangat senang bahwa anak didiknya bisa bersaing di level tertinggi.
"Morbidelli adalah kebanggaan kami, dia menjadi murid pertama akademi kami yang berhasil meraih podium di MotoGP," tukas The Doctor --julukan Rossi.
Baca Juga: Rossi Perlu Hasil Bagus di Kualifikasi untuk Kans Podium di Austria
Berita Terkait
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Bos Yamaha Sebut Bursa Transfer MotoGP Semakin Tidak Masuk Akal Setelah Quartararo ke Honda
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026