Suara.com - Johann Zarco kini resmi kena hukuman untuk memulai balapan dari pit lane pada Minggu esok . Hukuman ini merupakan buntut dari insiden mengerikan pekan lalu, di mana ia tak sengaja menutup jalur Franco Morbidelli dan terjadilah tabrakan.
Terkait hal ini, Morbidelli mengaku tak dendam atas ulah dari pembalap Avintia Ducati tersebut. Dilansir dari Crash (22/8/2020), dirinya sudah "selesai" dengan insiden tersebut.
"Kecelakaan ini sudah selesai buat saya. Saya tak akan berkomentar lagi mengenai ini. Sekarang itu urusan jajaran Stewards," kata pembalap Petronas Yamaha tersebut.
"Saya tak butuh dan tak ingin balas dendam ke Johann, seperti apa yang beberapa orang pikirkan. Saya tak punya apapun selain pertemanan dengannya, saya sudah kenal dia sejak kecil," imbuhnya.
Selain itu, Johann Zarco mengatakan bahwa dirinya sudah pasrah dengan hukuman yang ia terima.
Pembalap asal Prancis ini lebih memilih untuk menjalani hukuman daripada memperpanjang urusan dengan pihak penyelenggara balap.
"Setidaknya saya dinyatakan fit untuk balapan. Pergelangan tangan saya pulih dengan cepat, walaupun masih ada sedikit rasa sakit," kata Zarco.
"Saya tak senang dengan hukuman ini, saya sempat ingin mengajukan banding namun hal itu terlalu rumit, bahkan bisa jadi banding saya ditolak, situasinya bakal buruk," imbuhnya.
"Jadi saya lebih memilih untuk menerima hukuman ini, dan melakukan balapan sebaik mungkin di Misano," tutup eks pembalap KTM tersebut.
Baca Juga: Jadi Biang Keladi Crash Horor MotoGP Austria, Johann Zarco Dikenai Sanksi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games