Suara.com - Sempat absen dari podium sejak gelaran pertama balapan MotogGP, Honda akhirnya bisa sejenak bernafas lega usai Alex Marquez berhasil meraih posisi kedua di balapan Le Mans di hari Minggu.
Ironisnya, pembalap debutan tersebut harus rela ditendang dari tim pabrikan akhir tahun ini. Dirinya bakal berlabuh ke tim satelit LCR Honda menggantikan Cal Crutchlow, sementara posisinya di Repsol Honda diisi oleh Pol Espargaro tahun depan.
Dilansir dari Crash (13/10/2020), pemalap asal Spanyol ini berujar bahwa dirinya tak puas dengan kebijakan tersebut.
"Saya juara dunia dua kali, saya tahu kenapa mereka mempromosikan saya di tim Repsol Honda. Jorge Lorenzo memutuskan untuk hengkang dan tim ini mempercayai saya. Itulah kenapa saya di sini," ucap adik dari Marc Marquez tersebut.
"Kritik itu bagus, itu memberi saya motivasi. Saya setuju jika saya harus dikritik karena penampilan saya sempat tak sesuai ekspektasi, namun saya tahu kenapa saya bisa di sini," imbuhnya.
Datang ke Prancis sebagai pembalap yang tak diunggulkan, Alex berhasil mencuri perhatian raihan 20 poin.
Start dari urutan 18, kondisi lintasan basah membuat jalannya balapan sulit diprediksi. Alex pun berhasil memanfaatkan hal tersebut untuk merangsek ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini