Suara.com - Pembalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo gagal meraih podium di MotoGP Prancis 2020. Padahal sebelumnya, ia digadang-gadang mampu meraih podium.
Namun fakta di lapangan berkata lain. Ia harus finish di posisi ke-9 pada akhir balapan.
Meski begitu, Quartararo tetap merasa puas karena mampu menambah poin meski sedikit. Ia pun memberi tanggapan usai balapan berakhir.
"Balapan di Le Mans adalah pengalaman pertama saya di trek basah," kata Quartararo dilansir dari laman resmi tim Petronas Yamaha SRT.
"Tapi hasil akhirnya tak buruk-buruk amat kok, terutama jika mengaitkannya dengan persaingan gelar juara dunia," tambah Quartararo.
Faktor cuaca menjadi salah satu alasan kenapa Fabio Quartararo gagal bermanuver dengan sempurna di sirkuit. Ia memilih bermain aman.
"Pada lap-lap awal saya coba mempertahankan posisi saya, tapi setelah lap kesembilan saya betul-betul kesulitan mendapatkan grip," jelas Quartararo.
Ia merasa menderita ketika balapan di sirkuit basah terutama saat keluar dari tikungan. Ini menjadi pembelajaran ke depan untuk dirinya.
Hingga balapan di sirkuit Le Mans ini, Quartararo masih menduduki puncak klasemen sementara MotoGP dengan nlai 115 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini