Suara.com - Pandemi virus corona (COVID-19) mambawa banyak dampak pada MotoGP 2020. Tak hanya pembekuan pengembangan mesin, akan tetapi juga banyak faktor lain.
Andrea Dovizioso mengatakan bahwa ada kekurangan yang cukup fatal pada kejuaraan tahun ini.
Kekurangan tersebut adalah absennya kehadiran penonton di nyaris semua lintasan, membuat pembalap kurang bersemangat menjalani balapan.
"Saya tak bisa balapan di lintasan yang spesial bagi saya di musim ini. Namun untuk balapan seperti di Mugello tanpa penonton juga tak begitu bagus," ungkapnya seperti dilansir dari Crash, Sabtu (26/12/2020).
Pembalap Ducati ini menambahkan bahwa walaupun hal ini tak bisa dihindari karena adanya protokol kesehatan, tetapi hal tersebut membuat para pembalap kurang merasa senang.
"Di awal musim, Anda bisa berada di area paddock dengan rasa stres yang lebih sedikit, karena Anda bisa melakukan apa yang anda inginkan," imbuh pembalap Italia tersebut.
"Namun, setelah beberapa balapan, setiap Anda menorehkan capaian bagus, aneh rasanya untuk tidak merasa senang seperti dulu, seperti saat di Austria, saya terkejut sebab adrenalinnya berbeda," imbuhnya.
"Jadi saat Anda pergi ke lintasan spesial, Anda butuh fans, dan fans anda," pungkasnya.
Baca Juga: Fabio Quartararo: Pembalap Harus Yakin Yamaha Bakal Perbaiki Motornya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026