Suara.com - Ducati mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan dengan Dorna Sports sebagai komitmen pabrikan asal Bologna, Italia itu untuk meneruskan keikutsertaannya di kejuaraan dunia MotoGP dari 2022 hingga 2026.
Ducati debut di kelas premier pada 2003. Setelah enam Grand Prix, mereka mendapatkan kemenangan pertama mereka di Grand Prix Catalan lewat penampilan Loris Capirossi.
Satu tahun berselang, mereka memborong tiga titel juara dunia; konstruktor, pebalap dan tim, bersama Casey Stoner.
Tahun lalu, Desmosedici GP kembali membuktikan diri sebagai motor yang kompetitif di MotoGP hingga menjuarai titel konstruktor kembali setelah meraih dua kemenangan GP (Andrea Dovizioso di Austria dan Danilo Petrucci di Prancis) dan sembilan finis podium.
Di musim ke-18 yang mereka jalani di MotoGP, Ducati telah mengoleksi 160 podium termasuk 51 kemenangan.
"Kami senang bisa mengonfirmasi partisipasi kami di MotoGP hingga akhir 2026," kata Manager Ducati Corse Luigi Dall'Igna seperti dilansir Antara dari laman resmi Ducati.
"Di beberapa tahun terakhir Desmosedici GP telah terbukti sebagai salah satu motor paling kompetitif di grid, dan titel konstruktor 2020 adalah bukti lebih lanjut dari hal itu."
"Kendati regulasi tahun ini tidak memungkinkan pengembangan teknis yang signifikan, kami akan menghadapi musim 2021 dengan semangat dan dedikasi yang sama."
CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta pun menyambut baik komitmen bersama tersebut.
Baca Juga: Kepindahan Rossi Pengaruhi Pengembangan Motor? Begini Kata Yamaha
"Kami merasa terhormat untuk mendampingi pabrikan ikonik Italia ini ketika mereka meraih capaian mereka dan sangat senang dengan episode baru dalam sejarah mereka dengan dua bintang muda seperti Jack Miller dan 'Pecco" Bagnaia," kata Ezpeleta.
"Potensi dan talenta mereka tentunya akan menjadi salah satu aset untuk Kejuaraan Dunia FIM MotoGP 2021 yang akan segera dimulai.
Berita Terkait
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan