Suara.com - Eks pembalap KTM, Pol Espargaro menyatakan bahwa dirinya tak punya banyak waktu untuk memahami motor barunya, RC213V.
Pria yang kini gabung bersama tim Repsol Honda tersebut mengaku rela jatuh cuma demi memahami tunggangan barunya.
"Saya harus ambil risiko dan mau jatuh agar bisa tampil cepat sesegera mungkin," ucapnya seperti dilansir dari Crash, (24/2/2021).
"Saya ingin memasuki tikungan secara agresif," imbuhnya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya harus banyak memperisapkan diri agar tak tenggelam dalam bayangan dari rekan setimnya, Marc Marquez.
"Hubungan kami baik-baik saha, namun di saat yang sama, kami adalah rival," ucap pembalap bernomor 44 ini.
"Dia adalah saingan pertama saya dan sulit untuk membandingkan antara dia dengan diri saya sendiri," imbuhnya.
Saudara dari pembalap Aprilia, Aleix Espargaro ini juga mengatakan bahwa dirinya bersiap untuk memecah 'kutukan Honda'.
Selama ini, rekan setim Marc selalu gagal tampil cemerlang, termasuk Dani Pedrosa yang kian merosot sejak kedatangan Marc, Jorge Lorenzo, dan yang terbaru, Alex Marquez yang sudah didepak ke tim satelit walaupun ia sempat meraih dua podium di MotoGP tahun lalu.
Baca Juga: Bos Aprilia Meninggal karena Covid-19, Ucapan Duka Mengalir dari Tim Rival
"saya harap sayalah yang bisa memutuskan kutukan, namun tak sedikit yang sudah mengatakan bahwa motor Honda sulit dikendarai. Saya mungkin akan meniru gaya Marc jika perlu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026