Suara.com - Eks pembalap Honda yang kini menjadi test rider Yamaha, Cal Crutchlow, mengatakan bahwa pengembangan motor tim pabrikan garputala ini cukup 'menantang'.
Ia membeberkan bahwa para pembalap harus kompak agar pengembangan motor berjalan mudah.
"Anda selalu bisa memboocorkan informasi dari apa yang anda tunggangi sebelumnya, namun saat ini kami mencoba meningkatkan apa yang kami punya," ucap Cal seperti dilansir dari Crash (6/3/2021).
"Jika anda punya empat pembalap, mereka biasanya memiliki gaya balap berbeda, anda harus mencari jalan tengah untuk membantu mereka," lanjutnya.
"Menurut saya, kunci utama adalah untuk bekerjasama dengan para pembalap, tim, dan kru," imbuhnya.
Pria Inggris yang juga sempat membalap bersama Yamaha dan Ducati ini juga menambahkan bahwa dirinya selama ini Yamaha menjadikan Valentino Rossi sebagai patokan pengembangan motor.
"Dia telah melakukan banyak hal di balapan ini, dia bekerja keras untuk mencapai ambisinya," ungkap Cal.
"Bisa saja dia pensiun 20 tahun lalu, namun dia tak melakukannya, dia balapan karena dia mencintainya, passion Rossi selalu membuat saya terkesan," pungkasnya.
Baca Juga: Iannone Kena Sanksi Doping, Aprilia Tunjuk Savadori sebagai Pengganti
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya