Suara.com - Yamaha merayakan 60 tahun partisipasi mereka di balapan Grand Prix dengan memamerkan livery special motor YZR-M1 di sesi tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, pada Rabu (10/3/2021).
Test rider Yamaha Cal Crutchlow mendapat kehormatan untuk mengendarai M1 yang dibalut livery dengan warna ikonik merah dan putih Yamaha yang juga ditujukan untuk menghormati para pebalap Yamaha di masa lalu dan sekarang.
Perjalanan Yamaha di balap Grand Prix dimulai pada 1961, ketika tim Yamaha yang memiliki lima pebalap, termasuk Fumio Ito dan Taneharu Nogushi, terbang ke Eropa dengan membawa mesin 250cc in-line twin RD48 dan 125cc silinder tunggal RA41 untuk menjalani debut di kejuaraan dunia.
Balapan pertama mereka adalah Grand Prix Prancis, yang menjadi seri ketiga di kalender saat itu.
"Kami ingin mengucapkan rasa syukur kami kepada para fan, sponsor dan pemasok atas dukungan dan semangat mereka, juga kepada banyak pebalap dan para pendahulu yang telah berjuang dengan dedikasi tinggi untuk pencapaian luar biasa bersama selama 60 tahun partisipasi kami di Road Racing World Championship," kata general manager, divisi pengembangan motorsport Yamaha Motor Hiroshi Ito seperti dikutip Antara dari laman resmi Yamaha.
"Sejak tahun lalu, infeksi COVID-19 telah melanda dan mempengaruhi dunia. Situasi ini masih berat.
"Di balik itu, kami mengumumkan pada Februari tahun ini bahwa kami akan lanjut berpartisipasi di Kejuaraan Dunia untuk lima tahun ke depan, mulai 2022 hingga 2026.
"YZR-M1 yang bertemakan hari jadi ke-60 ini berarti lebih dari sekedar tonggak sejarah dan melihat kembali jejak para pendahulu kami.
"Ini adalah tanda tekad kami untuk memiliki hasrat yang tiada duanya, percaya pada kekuatan olahraga balap, dan menghadirkan kegembiraan kepada dunia."
Baca Juga: Valentino Rossi Komentari Sasis Baru Yamaha, Ini Kata Maverick Vinales
Yamaha akan mengadakan sejumlah kegiatan dan inisiatif sepanjang musim 2021 untuk merayakan capaiannya tersebut.
Crutchlow, yang mengemban tugas sebagai test rider mulai tahun ini menggantikan Jorge Lorenzo, terpukau dengan warna baru motornya dan bernostalgia.
"Tak bisa dibayangkan paddock MotoGP tanpa Yamaha, mereka adalah pemain kunci berkat visi dan dedikasi bersama dari banyak pebalap, engineer, dan staf. Saya memulai karier MotoGP saya di tim satelit Yamaha," ujarnya.
"Saya juga ikut merayakan hari jadi ke-50. Hadir di kedua capaian penting bagi Yamaha ini terasa spesial. Setelah tujuh tahun pergi saya kembali ke Yamaha sebagai test rider, dan saya sangat menikmati pengalaman ini."
Test rider Yamaha memamerkan motor YZR-M1 dengan livery khusus di Sirkuit Losail, Qatar, untuk merayakan 60 partisipasi Yamaha di Grand Prix. (HO via Yamaha Motor Racing Srl)
Berita Terkait
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
Pembalap Binaan Yamaha Aldi Satya Mahendra Cetak Sejarah di World Supersport 2026
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
MotoGP Tes Buriram 2026: Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026