Suara.com - Pebalap Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales sukses menjuarai seri pembuka MotoGP 2021 yakni MotoGP Qatar yang berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Senin (29/3/2021) dini hari WIB.
Rider berpaspor Spanyol itu meraih kemenangan di seri perdana tahun ini setelah mempecundangi para rider Ducati yang memiliki kecepatan lebih superior.
Vinales yang mengawali balapan sepanjang 22 putaran itu dari P3 menjadi yang pertama melintasi garis finis dengan 1,092 detik di depan Johann Zarco dari tim Pramac Racing.
Francesco Bagnaia yang naik status menjadi pebalap pabrikan Ducati harus puas finis P3 meski mengawali balapan dari pole position setelah memecahkan rekor lap di Losail, demikian dilansir Antara dari laman resmi MotoGP.
Ducati telah memenangkan dua Grand Prix Qatar sebelumnya berkat penampilan Andrea Dovizioso, akan tetapi Vinales mengulangi kejayaannya pada 2017 di Qatar untuk mengakhiri rentetan dominasi mesin Desmosedici itu meski menjalani start yang lambat.
Bagnaia memimpin serbuan empat Ducati selepas start, ketika rekan satu timnya Jack Miller, dan duet tim Pramac Racing, Johann Zarco dan rookie Jorge Martin merangsek ke depan menyalip trio Yamaha; Vinales, Fabio Quartararo dan Valentino Rossi.
Namun demikian, para rival menyimpan senjata rahasia mereka untuk menyerang belakangan.
Dan benar saja, Quartararo membuat gebrakan menyerang, meski kemudian disalip oleh Vinales mulai tampil agresif dengan 11 lap tersisa, melancarkan serangannya ke para pebalap Ducati terdepan.
Setelah Miller dan Martin melorot posisinya, Zarco menjadi korban Vinales yang dengan mudah melewati pebalap Prancis, yang memecahkan rekor kecepatan tertinggi dalam sejarah MotoGP ketika sesi latihan bebas di Qatar akhir pekan ini.
Baca Juga: Dijagokan Raih Podium di MotoGP Qatar, Jack Miller Cuma Bilang Begini
Tiga lap berselang, Vinales memanfaatkan slipstream di belakang motor Bagnaia yang memipin lomba sejak lap pembuka hingga menyalip sang pebalap Italia untuk mengambil alih pimpinan lomba.
Bagnaia kembali kehilangan posisinya setelah Zarco melakukan serangan untuk mengklaim P2, namun Vinales sudah cukup jauh meninggalkan rombongan.
Para pebalap Ducati yang kehilangan kecepatan mereka pada paruh kedua lomba semakin diperburuk dengan ancaman duet tim juara dunia Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins, yang merangsek ke peringkat lima besar dengan empat putaran tersisa.
Mir, juara dunia tahun lalu, memperlihatkan performa klasiknya layaknya tahun lalu dengan membuat gebrakan di lap-lap terakhir, mengklaim P3 dari Bagnaia.
Mir menempel ketat Zarco untuk memperebutkan posisi runner-up dan pada tikungan penultima lap pemungkas sang pebalap Spanyol mendapat celah untuk menyalip rivalnya dari Prancis.
Akan tetapi, Mir melebar ketika masuk tikungan terakhir dan kehilangan momentum saat melaju pada lintasan lurus menuju finis hingga disalip kembali oleh Zarco dan Bagnaia, dengan kecepatan superior mesin Desmosedici, untuk mengklaim dua podium terakhir untuk Ducati.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar 2021: Bagnaia Terdepan, Rossi Start Nomor 4
-
Awas Ketiduran! Ini Jadwal Lengkap MotoGP Qatar 2021
-
Valentino Rossi Waspadai Miller-Bagnaia di Seri Pembuka MotoGP 2021
-
Miller dan Bagnaia Tegaskan Dominasi Ducati di FP2 MotoGP Qatar 2021
-
Pol Espargaro: Kata Siapa Motor Honda Sulit Ditunggangi?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah