Suara.com - Klub bola basket tersukses di Tanah Air, Stapac Jakarta secara mengejutkan bubar setelah dua musim absen dari kompetisi Indonesian Basketball League (IBL).
Kabar bubarnya Stapac Jakarta yang dulu dikenal dengan nama Aspac Jakarta itu diketahui lewat unggahan akun Instagram resmi mereka sebelum dikonfirmasi sang pemilik, Irawan Haryono, Selasa (1/6/2021).
Irawan atau yang akrab disapa Kim Hong membenarkan bahwa klub pemilik 13 gelar juara kompetisi bola basket kasta tertinggi di Indonesia itu telah bubar.
"Ya benar, Stapac sudah bubar. Terima kasih untuk dukungannya selama ini," kata Kim Hong.
Sebelum dikonfirmasi Kim Hong, Stapac Jakarta membagikan salam perpisahan kepada para penggemarnya lewat fitur Instagram TV.
Dalam keterangan video, mereka berterimakasih kepada pihak-pihak yang membantu menjadikan Stapac sebagai klub basket pemilik gelar terbanyak di Indonesia.
"Tiga dekade perjalanan yang luar biasa. Adalah impian semua orang untuk melakukan hal-hal yang kita sukai sambil mendapatkan semua cinta dan dukungan dari semua orang di sekitar kita," tulis Stapac lewat akun mereka, @stapac_basketball.
"Melalui dukungan Anda yang tiada habisnya, kami pasti telah terbang tinggi dan mewujudkan impian kami. Kami bangga menjalankan tim ini seperti keluarga besar yang bahagia."
Sekali lagi, TERIMA KASIH dan TERIMA KASIH. Kami telah mewujudkan impian kami hanya karena Anda."
Baca Juga: Pelita Jaya Melaju ke Final IBL 2021 Usai Kalahkan Louvre
Stapac Jakarta mulai absen dari kompetisi IBL 2020. Kala itu mereka beralasan klub tidak memiliki pemain karena banyak dipanggil Timnas Indonesia yang juga tampil di IBL.
Pada musim 2021, para pemain Timnas Indonesia dipulangkan ke klub masing-masing, tetapi Stapac nyatanya tetap tak kembali jadi peserta.
Para penggawa mereka seperti Abraham Damar Grahita, dan Vincent Rivaldi Kosasih pada akhirnya hengkang ke klub-klub lain yakni Prawira Bandung dan Pelita Jaya Basketball.
Tag
Berita Terkait
-
Intip Data dan Fakta Menarik Jelang Final IBL 2021 Pelita Jaya vs Satria Muda
-
Top 5 Sport: Pebalap Moto3 Jason Dupasquier Meninggal Pasca Kecelakaan di Mugello
-
Melaju ke Final IBL, Satria Muda Ogah Fokus Tersita Pikirkan Pelita Jaya
-
Pelita Jaya Lolos Final IBL 2021, Pelatih: Louvre Berikan Pelajaran Berharga
-
Hantam West Bandits, Satria Muda Melenggang ke Final IBL 2021
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026