Suara.com - Adik Valentino Rossi, Luca Marini, ternyata merasa stress usai menjalani balapn di kelas tertinggi, MotoGP.
Pembalap Sky Racing Team VR46 Esponsorama ini seperti kaget setelah menjalani 9 seri di MotoGP 2021.
Meski posisi dia di klasemen sementara MotoGP terpaut dekat dengan sang kakak, namun ia merasa tegang.
"Untuk menghilangkan rasa tegang di MotoGP, saya sangat membutuhkan liburan musim panas ini," buka Marini dikutip dari paddock-gp.com.
Marini berpendapat, liburan musim panas ini bisa membuat fisik dan mentalnya lebih tenang sebelum kembali balapan lagi.
"Rasanya hampir sama seperti saat saya memperebutkan gelar juara dunia Moto2. Terasa stres," ujar adik Valentino Rossi ini.
Namun beban yang dirasakan jauh lebih berat saat berada di MotoGP. Apalagi ia harus bersaing dengan kakaknya sendiri di balap MotoGP
"Beban pikiran jauh lebih besar. Selain itu, secara fisik juga berbeda," lanjut pembalap tim Sky Racing Team VR46 Esponsorama.
Saat ditanya apakah dirinya merasa lelah pada setiap seri, Marini pun membenarkannya.
Baca Juga: Top 5 Sport: Segrup dengan Pasangan Ulet Korea, Hendra/Ahsan Menolak Panik
"Di MotoGP, sejak latihan bebas fisik harus bekerja keras. Bahkan itu terjadi sampai balapan selesai," pungkasnya.
Memang butuh proses untuk menjadi pembalap yang tahan banting. Apalagi ini kelas tertinggi balap motor, MotoGP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field