Suara.com - Enam hari sejak pembukaan Olimpiade Tokyo, para atlet memulai perjalanan pulang mereka karena kebijakan COVID-19 yang ketat di Jepang melarang perpanjangan masa tinggal.
Tim Olimpiade biasanya tetap tinggal selama beberapa hari setelah pertandingan mereka berakhir untuk mengikuti perayaan upacara penutupan, menonton olahraga lain dan berpesta dengan atlet lain.
Kali ini, protokol kesehatan yang ketat memaksa atlet pulang lebih cepat sebelum Olimpiade, yang berlangsung pada 23 Juli - 8 Agustus, berakhir.
Atlet tiba tidak lebih awal dari lima hari sebelum kompetisi mereka dimulai dan terbang kembali dalam waktu 48 jam setelah menyelesaikan pertandingan mereka untuk meminimalkan risiko infeksi dan penyebaran virus kepada penduduk setempat.
Tim sofbol Australia berangkat ke Sydney pada Rabu, sebagai bagian dari kelompok pertama tim Australia yang meninggalkan Tokyo, dan akan dikarantina selama 14 hari di negara asalnya.
"Meskipun tim telah divaksinasi dan dites COVID-19 setiap hari selama Olimpiade, seperti warga Australia lainnya yang kembali dari luar negeri, mereka akan tetap dikarantina selama 14 hari dan akan menjalani tes rutin," kata Kepala Eksekutif Komite Olimpiade Australia Matt Carroll, dikutip dari Reuters, Rabu (28/7/2021).
"Kembalinya tim dan karantina telah menjadi bagian integral dari perencanaan kami untuk Olimpiade ini."
Pada akhir pekan depan, sekitar 250 atlet Australia dan ofisial tim, lebih dari 850 orang, akan kembali ke negaranya.
Bagi peraih medali emas kayak Jerman Ricarda Funk, yang akan pulang Kamis (29/7/2021), Olimpiade Tokyo sukses besar, tetapi dia hampir tidak punya waktu untuk merasakan suasana di kampung atlet, yang biasanya dikenal dengan kehidupan sosialnya yang aktif karena lebih dari 10.000 atlet dari lebih dari 200 negara tinggal di sana.
Baca Juga: Martyna Trajdos, Atlet Judo Jerman Ditampar Pelatihnya di Olimpiade Tokyo 2020
"Ini benar-benar menyedihkan karena ini adalah Olimpiade pertama saya dan saya benar-benar ingin menikmati Kampung Atlet Olimpiade dan perasaan Olimpiade sedikit lebih banyak," kata Funk.
"Terutama karena di hari-hari pertama, saya fokus pada kompetisi dan saya tidak bisa benar-benar santai. Jadi di hari terakhir saya di sini, saya mencoba untuk benar-benar merasakan semuanya."
Atletik, olahraga terbesar di Olimpiade dalam hal jumlah atlet yang ambil bagian, baru akan dimulai Jumat (30/7/2021).
Kota tuan rumah Olimpiade Tokyo mencatat 3.177 kasus virus corona baru, Rabu, menurut pengumuman pihak berwenang, mencapai rekor tertinggi harian untuk dua hari berturut-turut ketika lonjakan kasus COVID-19 memberi tekanan pada rumah sakit.
Olimpiade ditunda tahun lalu karena pandemi dan survei secara konsisten menunjukkan bahwa mayoritas warga Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade selama pandemi. (Antara)
Berita Terkait
-
Sinopsis Magical Secret Tour, Film Jepang Terbaru Kasumi Arimura
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto
-
Gadis Minimarket: Perjuangan Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tuntutan Dunia
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini