Suara.com - Kontingen China menyalip tuan rumah Jepang untuk menduduki puncak klasemen sementara perolehan medali Olimpiade Tokyo, setelah rangkaian pertandingan digelar Kamis (29/7/2021).
Sepanjang hari ini, China memperoleh tiga medali emas tambahan melalui perenang Zhang Yufei dalam gaya kupu-kupu 200m putri, tim estafet 4x200 gaya bebas putri dan Chen Meng yang berjaya di nomor tunggal putri cabang olahraga tenis meja.
Sedangkan Jepang hanya meraih dua medali emas tambahan pada Kamis ini, yang semuanya datang dari cabang olahraga judo, masing-masing lewat Shori Hamada di kelas -78kg putri dan Aaron Wolf di kelas -100kg putra.
China dan Jepang sama-sama memiliki 15 emas saat rangkaian pertandingan hari ini ditutup, tetapi China berada di posisi lebih tinggi karena raihan perak mereka tiga buah lebih banyak dibanding kontingen tuan rumah.
China secara keseluruhan mengoleksi 15 medali emas, tujuh perak dan sembilan perunggu di puncak klasemen sementara perolehan medali Olimpiade 2020 Tokyo, diikuti Jepang di posisi kedua dengan 15 emas, empat perak dan enam perunggu.
Posisi ketiga klasemen dihuni oleh Amerika Serikat yang hari ini meraup tiga medali emas tambahan melalui Robert Finke di renang gaya bebas 800m putra, Caleb Dressel di renang gaya bebas 100m putra, serta Sunisa Lee di senam artistik semua alat perorangan putri.
Sementara itu, Kontingen Indonesia yang belum beranjak dari raihan satu perak dan dua perunggu melorot lagi ke posisi ke-42 klasemen, berbagi tempat dengan Mongolia.
Berikut 10 besar klasemen medali Olimpiade Tokyo hingga Kamis (29/7/2021) malam WIB:
Baca Juga: Rekap Indonesia di Olimpiade Tokyo Hari Ini: Wakil Panahan Habis, The Daddies Melaju
Berita Terkait
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
6 Lomba Olimpiade Online yang Terkurasi Puspresnas, Resmi dan Terpercaya
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan