Sport / Arena
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari saat memberikan keterangan pers (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Suara.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) telah menggelar Rapat Anggota Tahunan di Ballroom Fairmont Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Agenda strategis ini menghasilkan sejumlah keputusan penting, salah satunya peresmian anggota baru.

Dalam rapat yang dihadiri oleh 72 anggota, disepakati secara aklamasi penerimaan dua cabang olahraga baru sebagai anggota resmi, yaitu Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI) dan Indonesian Cheer Association (ICA). 

Dengan demikian, per hari ini jumlah anggota NOC Indonesia bertambah menjadi 74 cabang olahraga.

NOC Indonesia Gandeng NOC Jepang Demi Komitmen Strategis Pengembangan Prestasi Olahraga (NOC)

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyampaikan bahwa bergabungnya dua cabang olahraga ini merupakan refleksi dari perkembangan olahraga nasional yang semakin dinamis. 

Tingginya animo masyarakat terhadap olahraga padel disebut menjadi salah satu faktor pendorong, selain padel akan dimainkan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Hari ini, di Rapat Anggota, kita telah menerima dua anggota baru yaitu Indonesian Cheer Association dan juga PB Padel Indonesia atas persetujuan dari 72 anggota," ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari.

NOC Indonesia Pamerkan 3 Medali Emas Olimpiade di Rapat Anggota 2025: Simbol Prestasi dan Komitmen Menuju LA 2028. [Dok. Istimewa]

"Untuk padel, kami sudah lebih dulu menjalin komunikasi, termasuk saat pertemuan dengan federasi internasional di Lausanne bersama Presiden Padel dunia. Ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan, termasuk di tingkat Asia,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, NOC Indonesia juga menerima berbagai aspirasi dari cabang olahraga terkait penyelenggaraan event internasional di Tanah Air. 

Beberapa agenda terdekat yang disampaikan antara lain rencana kejuaraan angkat besi pada akhir tahun, serta Open Championship open water aquatic di Bali yang akan diikuti perenang dari berbagai negara.

Baca Juga: Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan

Namun, salah satu sorotan utama dalam Rapat Anggota kali ini adalah tawaran langsung dari Presiden Alliance of Independent Recognised Members of Sport (AIMS), Stephan Fox, kepada Indonesia, khususnya Jakarta, untuk menjadi tuan rumah World Combat Games 2027. 

Menurut Raja Sapta Oktohari, tawaran ini memiliki nilai strategis yang sangat besar bagi perkembangan olahraga nasional.

"Yang menarik, jika Indonesia siap menjadi tuan rumah World Combat Games, maka proses kualifikasi Olimpiade dari beberapa nomor cabang olahraga bela diri akan dilaksanakan di Indonesia."

"Artinya, event ini tidak hanya sekadar kejuaraan, tetapi juga menjadi bagian dari jalur resmi menuju Olimpiade,” jelas Okto.

Okto menegaskan bahwa peluang ini akan segera ditindaklanjuti dengan komunikasi intensif bersama seluruh stakeholder, terutama pemerintah, guna memastikan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Ini peluang yang sangat besar. Kami berharap mendapat dukungan penuh dari seluruh stakeholder, karena ini bukan hanya tentang penyelenggaraan event, tetapi juga positioning Indonesia dalam peta olahraga dunia,” tegasnya.

Load More