Suara.com - Petinju Maroko, Youness Baalla tengah diliputi rasa frustasi saat bertarung melawan David Nyika asal Selandia Baru di gelaran Olimpiade Tokyo 2020.
Rasa putus asa Youness Baalla terhadap sang lawan, David Nyika itu muncul setelah ia kalah pada dua ronde pertama di babak 16 besar tinju Olimpiade Tokyo 2020.
Saking frustrasinya, Youness Baalla meniru cara Mike Tyson dalam memberi rasa sakit terhadap Evander Holyfield dalam kondisi tersudut.
Petinju Maroko itu melancarkan serangan gigitan terhadap telingan David Nyika ketika kedua petinju berada dalam posisi clinch.
Detik-detik momen Baalla menggigit telinga Nyika terekam jelas oleh kamera, tak lama setelah itu video tersebut viral di media sosial.
Atas aksi Baalla itu, David Nyika sempat melancarkan protes terhadap wasit namun ofisial diduga tak melihat dengan jelas gigitan yang dilancarkan wakil Maroko.
Hal itu terbukti setelah Baalla lolos dari hukuman dan setelah itu pertarungan keduanya berlanjut hingga wakil Selandia Baru menang telak 5-0.
Sikap profesional dari peraih dua medali emas Commonwealth Games itu berbuah hasil manis dalam debutnya berlaga di ajang olimpiade.
Setelah kemenangan dari Baalla, Nyika akan berhadapan dengan wakil Belarusia di babak perempat final, Uladzislau Smiahlikau.
Baca Juga: Ucap 'Woo Chao' saat Tanding, Ganda Putri China Ini Bikin PBSI Korea Meradang
Sementara itu Youness Baalla dihadapkan dengan diskualifikasi yang diberikan oleh satuan tugas tinju karena perilaku tak baik selama pertarungan.
Menanggapi aksi lawannya itu, Nyika mengaku merasa beruntung karena para petinju diwajibkan menggunakan pelindung gigi saat bertanding.
Selain itu kondisi badannya yang berkeringat juga membuat Nyika terhindar dari malapekata yang dibawa Baalla.
"Apakah Anda melihatnya? saya tidak berpikir jika wasit melihat itu. Dia yang paling dkeat," ucap Nyika dikutip dari Sport Bible.
"Dia tak sampai menggigit penuh, beruntung dia memakai pelindung gigi dan saya sedikit berkeringat.
"Saya tidak ingat apa yang saya katakan kepadanya, tetapi saya sedikit memberinya nasihat.
"Saya pernah sekali digigit di dada pada pertandingan sebelumnya, itu terjadi di Gold Coast Commonwealth Games. Tapi ayolah, ini olimpiade." imbuhnya.
Gigitan petinju, momen ini tentu mengingatkan aksi Mike Tyson terhadap lawannya Evander Holyfield yang sangat susah untuk dirobohkannya.
Momen ini terjadi pada tahun 1997 di MGM Grand Arena dalam duel ulangan setelah sebelumnya Tyson dibuat tak berkutik di depan Holyfield.
Atas aksinya menggigit telinga Holyfield, Tyson mendapat hukuman berupa denda senilai 3 juta dollar dan skorsing oleh Komite Atletik Nevada.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Indonesia Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving 2026, Tebing T-Rex Nusa Penida Jadi Panggung Adrenalin
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena