Sport / Raket
Kamis, 28 Mei 2026 | 09:05 WIB
Indonesia tersingkir di fase grup Piala Thomas 2026 untuk pertama kalinya sejak debut pada 1958 usai kalah 1-4 dari Prancis. [Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke babak 16 besar Singapore Open 2026 setelah menaklukkan pasangan Taiwan pada Rabu.
  • Pasangan Indonesia tersebut menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15 di Singapore Indoor Stadium.
  • Kemenangan diraih berkat instruksi pelatih untuk bermain cepat serta peningkatan rasa percaya diri dalam mengatasi tekanan lawan.

Suara.com - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil bangkit dari tekanan untuk memastikan tempat di babak 16 besar BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2026.

Bertanding di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Rabu (28/5/2026), pasangan unggulan ketiga itu menundukkan wakil Taiwan Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen lewat pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-17, 21-15.

"Pertama-tama alhamdulillah mengucap syukur diberikan kemenangan dan kelancaran. Meskipun tadi di pertandingan hari ini, kami bermain benar-benar kurang maksimal,” kata Fajar selepas pertandingan dalam keterangan resmi PBSI.

Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026. [Dok. PBSI]

Fajar mengakui mereka banyak melakukan kesalahan sendiri pada gim pertama. Padahal, pasangan Indonesia sempat memimpin 12-9 sebelum kehilangan momentum setelah lawan merebut 10 poin beruntun.

“Kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fajar.

Tekanan masih dirasakan Fajar/Fikri pada awal gim kedua. Fajar mengaku sempat terburu-buru dan panik dalam menentukan strategi permainan untuk keluar dari tekanan lawan.

“Di gim kedua awal, terutama saya terburu-buru, panik memikirkan strategi permainan apa yang harus diterapkan. Tertinggal di interval, alhamdulillah kami bisa sedikit demi sedikit mengejar dan membalikkan kedudukan,” kata Fajar.

Menurut Fajar, arahan pelatih untuk mempercepat tempo permainan menjadi salah satu kunci kebangkitan mereka. Pasangan Taiwan dinilai bermain sangat aman dan solid dalam bertahan sebelum melancarkan serangan balik.

“Pelatih terus instruksikan kami untuk bermain cepat karena mereka menerapkan permainan bertahan lalu balik serang. Mereka mempunyai permainan yang sangat safe dan penempatannya menyulitkan hari ini, tapi kami terus memaksa mereka untuk bermain adu drive,” ujar Fajar.

Baca Juga: Jonatan Christie Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026

Sementara itu, Fikri mengatakan kepercayaan diri menjadi faktor penting yang membuat mereka mampu keluar dari situasi sulit, terutama saat tertinggal jauh pada awal gim kedua.

“Kalau melihat dari gim pertama, kami memang banyak melakukan unforced error. Lalu di gim kedua start kami sangat buruk sekali. Tertinggal sangat jauh poinnya, tapi kami berusaha meyakinkan diri sendiri dan partner bagaimana harus keluar dari tekanan ini dan alhamdulillah, puji syukur berhasil,” kata Fikri.

“Momentumnya itu balik yang bikin kami percaya diri lagi,” ujar dia menambahkan.

Pada babak 16 besar, Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan Denmark Daniel Lundgaard/Mad Vestergaard yang sebelumnya menang atas wakil Kanada Kevin Lee/Ty Alexander Lindeman dengan skor 21-14, 21-16.

Kemenangan ini juga membuat Fajar/Fikri mengikuti langkah ganda putra Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, yang lebih dulu lolos usai mengalahkan pasangan tuan rumah Eng Keat Wesley Koh/Junsuke Kubo dengan skor 21-14, 21-12.

(Antara)

Load More