Suara.com - Suzuki berencana akan menggunakan senjata baru pada MotoGP Styria 2021 yang akan digelar pada akhir pekan ini.
Senjata baru tersebut bernama ride height adjuster yang dipasang pada motor milik Joan Mir dan ALex Rins.
Penggunaan senjata baru ini diharapkan mampu mendongkrak performa Suzuki di MotoGP 2021.
Ride height adjuster atau yang juga dikenal dengan sebutan holeshot device adalah alat untuk menurunkan atau menaikkan suspensi motor yang digerakkan dengan sistem mekanis.
Komponen ini awalnya hanya dipakai untuk menaik-turunkan suspensi belakang. Namun sekarang suspensi depan bisa digerakkan menggunakan komponen ini.
Ride height adjuster ini digunakan saat pembalap ke luar tikungan saat balapan. Fungsinya untuk menghindari wheelie agar akselerasi bisa maksimal.
Hal ini pun disampaikan oleh Ken Kawauchi selaku manajer Teknis Suzuki.
"Kami tentu puas dengan GSX-RR 2021," kata Kawauchi dikutip dari laman MotoGP.
"Tapi selalu ada ruang untuk peningkatan, dan kami percaya ride height adjuster akan membantu pembalap kami tampil lebih baik," jelasnya.
Baca Juga: Jelang MotoGP Styria 2021, Wajah Aleix Espargaro Ada yang Berbeda
"Ketika kami berkompetisi di MotoGP, di level tertinggi olahraga kami, tantangan untuk peningkatan terus berlanjut," imbuhnya.
Penggunaan komponen ini diharapkan agar Suzuki mampu bangkit dan bisa mempertahankan gelar juara di MotoGP 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa