Suara.com - Lagi-lagi atlet belia unjuk gigi di pentas Olimpiade Tokyo 2020. Kali ini giliran atlet asal China, Quan Hongchan, yang berhasil meraih medali emas di usia 14 tahun.
Medali emas ini didapatkan Quan Hongchan di cabor locat indah. Tampil di nomo papan 10 meter putri, Kamis (5/8/2021), Hongchan meraih nilai tertinggi 466.20.
Seperti dilansir dari Eurosport, Honchan merupakan atlet termuda yang memperkuat Tiongkok pada Olimpiade Tokyo 2020. Meski demikian, dia tidak canggung untuk beradu keindahan dengan atlet-atlet lain jauh lebih tua darinya.
Quan mengatakan bahwa pesan orangtuanya yang memotivasinya dalam menghadapi pertandingan hingga mendapatkan medali emas.
"Orangtua saya mengatakan kepada saya untuk tidak gugup, bahwa tidak masalah jika saya mendapatkan medali atau tidak, tetapi tetaplah menjadi diri saya sendiri,” ingat Quan tentang pesan orangtuanya, seperti yang dilansir dari The Straits Times pada Kamis (5/8/2021).
Lantas siapa, sih, Quan Hongchan ini? Berikut profil singkatnya.
Quan Hongchan lahir pada 28 Maret 2007 di Mazhang, Distrik Zhanjiang. Pada tahun 2014 di usia 7 tahun, ia mulai berlatih olahraga loncat indah.
Orang tuanya adalah petani dan dia adalah anak ketiga dalam keluarganya. Orang tuanya sangat mendukung keputusannya untuk menekuni olahraha locat indah.
Kondisi ibunya yang mengalami cedera parah setelah kecelakaan membuat Quan Hongchan menjadi lebih termotivasi untuk menghasilkan uang demi membantu pengobatan ibunya.
Baca Juga: Profil Payton Otterdahl, Atlet Viral karena Tirukan Gaya Franky di Olimpiade Tokyo
Bakat Hongchan ditemukan ketika sebuah sekolah olahraga merekrut sekelompok siswa baru untuk berpartisipasi dalam perkemahan musim panas untuk olahraga diving.
Perkembangan Hongchan cukup ciamik sehingga bergabung dengan tim provinsi Guangdong di tahun 2018.
Ketika usianya 11 tahun, dia sukses menjuarai tiga event di Kejuaraan Provinsi Guangdong. Satu tahun kemudian, Hongchan menambah koleksinya dengan menjuarai 5 event.
Pada bulan Oktober 2020 pada usia 13 tahun, ia memenangkan kejuaraan nasional dalam acara platform 10 meter. Di Olimpiade 2020 Tokyo ini , Quan Hongcgan tercatat sebagai atlet termuda dari delegasi China.
Media Australia, news.com.au, mendapat kecaman dari publik China karena pemberitaan yang terkesan memfitnah Hongchan. Dalam berita di media itu, disebutkan bahwa Hongchan tak berekspresi apapun saat meraih medali emas.
Hal ini dianggap penghinaan dan fitnah karena menggambarkan orang atau atlet China seperti 'mesin tanpa jiwa'.
Kontributor: Aditia Rijki
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026
-
Jonatan Christie Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Jonatan Christie Langsung Tersingkir di Babak Pertama
-
Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Dipastikan Bersua Lakshya Sen
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril