Selain itu, Setyo juga telah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Para Atletik 2015 di Doha, Qatar.
Sempat berpikir pensiun pada gelaran setingkat Asia usai meraih medali perak Asian Para Games 2018, Setyo ternyata memutuskan terus melompat merebut medali untuk negeri.
Setyo adalah salah satu atlet para-atletik yang dikirimkan bersama 22 atlet lainnya ke Paralimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung mulai 24 Agustus hingga 5 September 2021 di Jepang.
Dia sudah kenyang asam garam kompetisi. Kemampuannya juga mumpuni. Dua hal ini bisa membuat Setyo menambah pundi-pundi medalinya.
Keterbatasan tak menyurutkan semangat dan dedikasi Setyo untuk terus berprestasi dan melompat jauh membawa pulang medali demi membuat bangga Ibu Pertiwi.
Biodata singkat
Nama: Setyo Budi Hartanto
Tempat tanggal lahir: Temanggung, 6 Mei 1986
Cabang: Para-atletik
Prestasi:
- Pekan Paralimpiade Nasional 2004 (1 medali emas)
Baca Juga: Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Dapat Sambutan Hangat dari Wali Kota Machida
- ASEAN Para Games 2005 di Manila (1 medali emas)
- FESPIC (Asian Paragames) 2006 di Kuala Lumpur, Malaysia (1 medali emas)
- ASEAN Para Games 2011 di Surakarta- Indonesia (1 medali perak)
- Asian Para Games 2010 di Guangzhou, China (1 medali perunggu)
- Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan (1 medali perunggu)
- Kejuaraan Dunia Para Atletik 2015 di Doha, Qatar (1 medali perunggu)
- Asian Para Games 2018 di Jakarta dan Palembang (1 medali perak)
[Antara]
Berita Terkait
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
Reda Manthovani Bawa Indonesia Harum di Korea! Raih Gelar Grand Master Taekwondo Dunia
-
Raih Emas Paralimpiade, Annabelle Williams Ungkap Inspirasi Ketangguhan Bersama Mowilex
-
Kesulitan Sebut "Paralimpiade", Pidato Gibran di Hari Disabilitas Jadi Sorotan
-
10 Tahun Jokowi, Indonesia Juara Umum Paragames Tiga Kali Berturut-Turut dan Raih Medali Emas di Dua Paralimpiade
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko