Suara.com - Marc Marquez mengalami nasib apes kala menjalani FP1 MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone.
Ia terjatuh di tikungan kedua Sirkuit Silverstone dengan kecepatan 274 km/jam. Hal ini diduga karena ban depan kehilangan grip.
Ia pun langsung dicek kesehatannya dan hasilnya kondisi tidak bermasalah. Ia dipersilahkan untuk melanjutkan balap.
Namun, saat jalani FP2 MotoGP Inggris 2021 ia merasa ada sedikit keanehan pada matanya.
"Sepanjang FP2, saya tidak bisa berhenti mengeluarkan air mata, rasanya seperti ada pasir yang membuat mata terasa tidak nyaman," tutur Marc Marquez dilansir dari The Race.
"Saya menuju pusat medis untuk meminta membersihkan pasir dari mata, juga antisipasi ada trauma dari cedera lama saya," imbuhnya.
Kala masih di GP125, Marc Marquez pernah jatuh dalam kecepatan tinggi juga dengan leher yang lebih dulu mendarat kepada aspal.
Hal ini berdampak pada pengelihatannya, sehingga matanya agak hilang jika bola mata melirik ke atas.
"Semoga saja tidak ada masalah lanjutan, sehingga saya bisa menjalani kualifikasi dengan sangat baik," kata pembalap 28 tahun itu.
Baca Juga: Hasil FP2 MotoGP Inggris: Quartararo Tercepat Meski Sempat Kecelakaan
"Saya punya performa dan peluang yang bagus, akan sangat disayangkan jika saya kembali mengalami masalah fisik," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
Terkini
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!