Suara.com - Pebalap tim Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo mengaku merasakan sedikit sakit di kaki kirinya, namun bukan cedera yang serius, setelah terkilir ketika terjatuh di sesi latihan bebas kedua MotoGP Inggris pada Jumat (27/8/2021).
Sang pemuncak klasemen sementara hampir terancam gagal menjalani balapan ke-12 musim ini di Sirkuit Silverstone setelah mengalami highside di Tikungan 8 ketika suhu trek cukup dingin.
Pebalap Prancis itu tampak kesakitan memegangi kaki kirinya setelah terjatuh dan kembali ke garasi dengan terpincang-pincang sebelum melanjutkan kembali sesi latihan.
El Diablo tak membuang waktu melibas kembali aspal Silverstone dan mampu menorehkan waktu tercepat provisional 2:00,138 dengan 15 menit tersisa.
Quartararo masih menyimpan kecepatan dan memperbaiki catatan waktunya di lap berikutnya kendati masih di atas dua menit, sebelum tampil lebih cepat lagi dengan catatan 1:59,317 yang tak bisa ditandingi lawan-lawannya.
"Semuanya baik. Kaki kiri saya sedikit sakit, tapi tidak ada yang serius," kata Quartararo dikutip laman resmi tim, Jumat seperti dilansir Antara.
"Saya telah ke pusat medis dan kembali ke atas motor, dan tidak masalah. Di atas motor itu bukan masalah, hanya ketika saya berjalan saya merasa cukup kesakitan.
"Tapi, sebenarnya yang paling penting adalah di atas motor saya tidak merasakan sakit," kata Quartararo.
Upaya larut Jack Miller membawa sang pebalap Ducati ke peringkat dua, terpaut 0,512 detik dari pemuncak sesi dan rookie tim Pramac Racing Jorge Martin yang merangsek ke peringkat tiga setelah sempat terjatuh di FP1.
Baca Juga: Hasil FP2 MotoGP Inggris: Quartararo Tercepat Meski Sempat Kecelakaan
Suhu trek yang kurang optimal juga telah menyebabkan sejumlah pebalap mencium aspal di sesi latihan bebas, seperti yang dialami Marc Marquez di sesi pagi dan sang adik Alex Marquez yang terjatuh di kedua sesi.
Quartararo tiba di Inggris dengan keunggulan 47 poin sebagai pemuncak klasemen dari penantang terdekatnya, yaitu Francesco Bagnaia dari tim Ducati dan Joan Mir dari tim Suzuki, sementara Johann Zarco terlempar ke peringkat empat setelah hasil kurang memuaskan di Austria.
"Saya harus kembali ke Clinica Mobile nanti. Kaki saya sepertinya terkilir, jadi mereka akan menaruh es di atasnya dan membalutnya agar kuat. Itu akan baik-baik saja besok," kata Quartararo.
Marc Marquez masih memegang rekor lap dan pole position di Silverstone, dan sang juara dunia delapan kali masih memulihkan diri dari cedera lengan dan bahu musim ini.
Sang pebalap Spanyol terlibat duel klasik dengan kompatriotnya Alex Rins di Silverstone 2019, namun sang pebalap Suzuki mencuri kemenangan di tikungan terakhir menuju finis, menjadi salah satu finis terketat dalam sejarah MotoGP.
Berita Terkait
-
Akhir Sebuah Era: Quartararo Dikabarkan Pilih Honda, Yamaha Ditinggalkan karena Lambat?
-
Fabio Quartararo ke Honda? Peluang yang Kian Masuk Akal di MotoGP 2027
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Fabio Quartararo Masih Buta Soal Performa Mesin V4 Yamaha M1 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026
-
Belum Terbendung, LavAni Kembali Raih Kemenangan atas Medan Falcons
-
Hasil Proliga 2026: Jakarta Popsivo Polwan Bungkam Yolla Yuliana Cs!
-
Revans Alwi Farhan, Ubed ke Final Thailand Masters 2026