Suara.com - Ketua Pelaksana Eksibisi Esport PON Papua, Glorya Famiela Ralahalo mengatakan esport secara resmi akan menjadi satu dari 10 cabang olahraga (cabor) yang diberi kesempatan untuk menggelar pertandingan eksibisi dalam ajang PON 2021.
Menurut Glorya, PON 2021 Papua akan menjadi debut bagi cabang olahraga esport.
Ia pun mengungkapkan ada tiga nomor pertandingan pada cabang olahraga esport, yang sudah pasti akan dimainkan secara "battle royal" di Papua dalam Eksibisi Esport PON 2021 Papua pada akhir September mendatang.
Ketiga nomor pada cabang olahraga elektronik itu, antara lain gim Free Fire, eFootball PES dan Mobile Legends Bang Bang.
"Esport menjadi salah satu dari 10 cabang yang akan mengikuti eksibisi PON 2021 di Papua. Dalam eksibisi tersebut, akan dipertandingkan tiga nomor pertandingan dengan genre berbeda secara 'battle royal', yakni gim Free Fire, Mobile Legends dan eFootball PES," kata Glorya seperti dilansir Antara, Minggu (29/8/2021).
Sementara untuk gim sepak bola, yakni eFootball PES, akan dipertandingkan secara perorangan ataupun ganda pada gim konsol.
Untuk pendaftarannya, sambung dia, dibuka secara umum dan siapapun dapat berpartisipasi di dalamnya.
"Pendaftarannya bisa dilakukan secara daring di laman garudaku.com, dan akan diikuti oleh seluruh atlet dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia," ungkap Glorya.
Lebih lanjut, ia menuturkan untuk seleksi atlet esport yang akan mengikuti eksibisi tersebut sudah dilakukan sejak Juli 2021 lalu oleh masing-masing Pengprov ESI yang tersebar di Indonesia.
"Jadi, setiap daerah nanti akan mengirimkan tim atau atlet untuk mewakili daerahnya masing-masing, dan seleksinya ini akan dilakukan di masing-masing provinsi," ujar Glorya.
Lokasi pertandingan yang akan digunakan untuk eksibisi esport itu nantinya akan menumpang di arena kriket yang terletk di Doyo Baru, Jayapura.
"Kita sudah melakukan survei lokasinya dan sangatlah layak," papar Glorya.
Berita Terkait
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
H3RO Esports 6.0 Resmi Berakhir, Tri dan Indosat Cetak Ribuan Talenta Baru Esports Indonesia
-
Tim Produksi Nobody Loves Kay Riset ke Rumah Kairi Atlet Esport: Semiskin Itu
-
Bukan Sekadar Main Game, Esports Bisa Jadi Sarana Belajar Skill dan Sportivitas
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur