Suara.com - Valentino Rossi memutuskan untuk pensiun dari pembalap MotoGP di akhir musim 2021 ini. Keputusan ini pun membuat beberapa publik sempat terkejut.
Pasalnya, Valentino Rossi masih menjadi magnet para pencinta MotoGP di dunia. Bahkan keputusan pembalap Petronas Yamaha SRT tersebut sempat tidak direstui orangtuanya.
Hal ini disampaikan sendiri oleh Valentino Rossi dalam wawancara singkat di laman Tuttomotoriweb.
Valentino Rossi mengisahkan bahwa awalnya ia ingin pensiun pada 2020, tetapi orangtuanya melarang dan menyarankan The Doctor untuk tetap unjuk gigi di MotoGP.
"Pada 2020, saya berpikir untuk waktu yang lama apakah akan melakukan satu tahun lagi atau tidak," kata Rossi, dikutip dari Tuttomotoriweb.
"Saya cukup ragu-ragu dan ibu dan ayah saya mendorong keras, 'Tidak, tidak, Anda tidak harus 'berhenti. Anda harus melanjutkan karier MotoGP!'," kisahnya.
Namun, semua berubah setelah Rossi mengungkapkan keinginan pensiun pada akhir musim 2021.
Sosok ibu Rossi, Stefania Palma yang justru mendukung Rossi untuk pensiun di tahun ini.
"Sebelum MotoGP Austria 2021, saya berkata kepada Anda, 'Stefi (Ibu Rossi), besok saya akan mengadakan konferensi pers dan saya akan mengatakan, bahwa saya pensiun'," ucap Rossi.
Baca Juga: Kedatangan Andrea Dovizioso di Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi Cuma Bilang Begini
"Ia sedang mencuci kacamata dan menjawab, 'Ah ok, saya pikir itu ide yang bagus,' Berhenti," ungkapnya.
"Ini adalah kata-kata yang kami ucapkan satu sama lain, dan kemudian, 'Ok bye, sampai jumpa besok'," tutur Rossi.
Dan inilah yang menjadi titik puncak dimana keputusan pensiunnya didukung oleh orangtuanya.
Valentino Rossi sedikit agak lega karena keputusan pensiun akhirnya diterima oleh orangtuanya.
Memang, Valentino Rossi yang sekarang sudah tidak seperti ketika masih muda. Keputusan pembalap Petronas Yamaha SRT untuk pensiun dinilai tepat.
Apalagi ia ingin melihat para pembalap muda untuk unjuk gigi dan mengikuti jejak karirnya serta menciptakan sejarah di MotoGP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026