Suara.com - Kosmetik umumnya berakhir di tempat sampah setelah habis digunakan. Namun, sebagian produk kecantikan meninggalkan jejak yang jauh lebih sulit terlihat: mikroplastik.
Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari lima milimeter yang dapat berasal dari plastik yang sengaja ditambahkan ke dalam produk maupun dari pecahan plastik yang lebih besar. Dalam industri kosmetik, material berbasis polimer digunakan untuk memberikan tekstur, efek kilau, kestabilan, hingga daya tahan pada produk.
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Cosmetics pada Agustus 2025 oleh Han dan Kim menyebut persoalan mikroplastik tidak hanya berasal dari kemasan kosmetik, tetapi juga dari formulasi produknya.
Bukan hanya soal kemasan
Saat produk seperti pembersih wajah, sabun, atau kosmetik dibilas, sebagian kandungannya ikut mengalir ke sistem air limbah. Berbeda dengan sampah plastik berukuran besar, mikroplastik jauh lebih sulit ditangkap karena ukurannya yang sangat kecil.
Partikel tersebut kemudian dapat berpindah melalui aliran air, mengendap di sedimen, hingga masuk ke ekosistem perairan.
Menurut Han dan Kim, kondisi ini menjadikan kosmetik sebagai salah satu jalur masuk mikroplastik ke lingkungan, meskipun besarnya kontribusi tiap produk masih bervariasi.
Apakah berbahaya bagi manusia?
Penelitian tersebut juga mengulas kemungkinan paparan mikroplastik melalui kulit. Beberapa partikel diketahui dapat berinteraksi dengan lapisan pelindung kulit dan dikaitkan dengan mekanisme biologis seperti stres oksidatif serta inflamasi.
Baca Juga: Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa bukti mengenai dampak kesehatan jangka panjang pada manusia masih terbatas dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Artinya, mikroplastik dalam kosmetik belum dapat disimpulkan sebagai bukti bahwa seluruh produk kecantikan berbahaya. Isu ini lebih tepat dipahami sebagai persoalan lingkungan dan kesehatan yang masih terus diteliti.
Regulasi mulai berubah
Kekhawatiran terhadap mikroplastik mulai mendorong perubahan kebijakan di berbagai negara. Uni Eropa telah memberlakukan pembatasan mikroplastik yang sengaja ditambahkan ke berbagai produk melalui regulasi REACH, dengan masa transisi yang berbeda untuk sejumlah kategori kosmetik.
Sementara itu, di Indonesia, industri kosmetik terus tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, data mengenai jenis, jumlah, dan kontribusi mikroplastik dari produk kosmetik terhadap pencemaran lingkungan nasional masih relatif terbatas.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa selain mendorong inovasi produk yang lebih ramah lingkungan, riset mengenai kandungan mikroplastik dalam kosmetik juga menjadi semakin penting untuk memahami dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Penulis: Inesia Dian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!
-
Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset
-
Viral, Fasilitas Perusahaan Sawit PT Bumi Sentosa Abadi Dibakar Massa
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Satu Perempuan, Ini Sosok Dua Terduga Pelaku Challenge Baca Alquran Hadiah Miras
-
Kemenbud Bakal Tingkatkan Situs Bersejarah di Kabupaten Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat