Suara.com - Tim Rajawali mengantongi keunggulan 2-1 atas tim Garuda dalam simulasi turnamen Sudirman-Thomas-Uber Cup melalui kemenangan ganda putra Hendra Setiawan/M.Reza Pahlevi pada partai ketiga yang berlangsung di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa.
Hendra/Reza bangkit dari ketertinggalan dan menyabet kemenangan atas Marcus Fernaldi Gideon/Pramudya Kusumawardana lewat rubber game 16-21, 21-18, 21-14.
"Yang pasti sudah mulai fokus dari awal, karena dua mingguan ini tidak main jadi lebih semangat," kata Hendra setelah pertandingan usai seperti dimuat Antara.
Gim diawali dengan Marcus/Pramudya yang bermain ngotot untuk mengejar keunggulan atas Hendra/Reza. Perlawanan sempat diberikan Hendra/Reza, namun Marcus lebih banyak mengatur inisiatif serangan hingga akhirnya membawa Garuda unggul di gim pertama.
Masuk gim kedua, Hendra/Reza bermain lebih berani dengan merangsek ke zona depan dan meladeni permainan bola-bola tanggung Marcus/Pramudya saat skor imbang 8-8. Hendra/Reza mampu meningkatkan perolehan poin hingga unggul 14-11.
Meski begitu Marcus/Pramudya tak ingin kalah dan mencoba mengejar. Meski begitu Hendra/Reza tetap sanggup menahan laju lawan dan mengakhiri gim kedua dengan 21-18.
Persaingan ketat kembali terjadi di awal gim penentu, kedua pasangan kembali terlibat kejar mengejar skor. Hendra/Reza baru bisa bernafas lega saat ia meninggalkan Marcus/Pramudya 16-11, yang menjadi selisih terjauh dalam pertandingan ini.
Ganda putra Rajawali ini semakin tak terkejar jelang match point. Laga pun berakhir saat Marcus menciptakan kesalahan dengan bola pengembalian yang menabrak net.
Hendra mengaku senang bisa kembali berlaga karena bisa merasakan sensasi pertandingan melalui turnamen simulasi ini.
Baca Juga: Soal Suksesor Richard Mainaky, PBSI Belum Lakukan Pembahasan
Sementara itu, Reza juga mengutarakan rasa senangnya dengan hasil positif ini, terlebih bisa berpasangan dengan senior di pelatnas.
"Main sama Koh Hendra senang sekali, karena dia punya banyak pengalaman. Saya bisa belajar darinya dan untungnya bisa main enak dengan senior. Tadi saya main juga tanpa beban," Reza menceritakan.
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?