Suara.com - MotoGP Aragon 2021 akan digelar akhir pekan ini. Salah satu pembalap Yamaha, Fabio Quartararo pun bersiap untuk menghadapinya.
Namun, ia ternyata memiliki kenangan buruk di MotoGP Aragon beberapa tahun lalu. Ia menyebut kalau momen yang pernah dia alami di sana telah menjadi seri terburuk.
"Aragon mungkin seri terburuk di kalender, bukan untuk motor Yamaha, melainkan untuk saya," kata Quartararo dikutip dari laman resmi Yamaha MotoGP.
"Saya bisa tampil cepat di sana, karena saya meraih pole position, namun saya tidak pernah benar-benar konsisten," jelasnya.
"Jadi bakal ada hal besar untuk diperbaiki. Saya ingin mempelajari trek dan berusaha tampil konsisten," terangnya.
Dalam dua musim terakhir, Quartararo sejatinya tampil apik di kualifikasi tetapi kemudian tak memuaskan saat balapan di sirkuit Aragon.
Pada 2020, Quartararo finis di posisi ke-18 saat ia memulai balapan di pole position. Sedangkan di 2019, Quartararo finis di posisi kelima ketika memulai balapan dari posisi kedua.
Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli mengakui Sirkuit Aragon merupakan salah satu trek yang sulit untuk Yamaha.
"Kami semua paham trek ini tidak bisa menampilkan kekuatan motor Yamaha, begitu juga dengan Sirkuit Spielberg" jelas Massimo Meregalli.
Baca Juga: Kembali Reuni dengan Franco Morbidelli, Begini Tanggapan Fabio Quartararo
Massimo Maregalli pun berharap Fabio Quartararo mampu menghapus kenangan buruk di MotoGP Aragon.
Bahkan, tekad Fabio Quartararo untuk bisa meraih podium di MotoGP Aragon 2021 membuat Massimo semakin yakin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak