Suara.com - Tim judo Bali mengukuhkan posisinya dalam klasemen akhir cabang olahraga judo PON XX Papua 2021, dengan menjadi juara umum setelah mengumpulkan enam medali emas dan enam perunggu pada hari terakhir pertandingan cabang ini di Kota Timika, Minggu.
Pencapaian ini merupakan prestasi membanggakan bagi tim judo Bali, mengingat pada PON sebelumnya perolehan medali yang didapat tidak sebanyak di Papua.
"Kami turun di PON Riau 2012 dapat dua emas, di PON Jawa Barat 2016 juga dapat dua. Dari sana kami serius berbenah pada atlet, kepengurusan, manajemen dan kepelatihan. Keseriusan ini kami lakukan sejak 2017," kata manajer tim judo Bali Agus Putra Adnyana dalam konferensi pers, Minggu.
Menurut Agus, pencapaian pada PON tahun ini sangat memuaskan karena tidak hanya melebihi target lima medali emas, tapi juga mengantongi gelar juara umum dengan bertengger pada posisi puncak klasemen hingga pertandingan judo berakhir.
Prestasi ini diraih bukan tanpa kesulitan, kata Agus. Timnya sempat mengalami kendala berat pada masa pandemi karena keterbatasan waktu dan biaya akibat terdampak pandemi COVID-19.
"Ada sisa waktu dari pelatnas sangat singkat untuk latihan, karena terhalang pandemi pada 2020. Kami nyaris istirahat satu tahun, kondisi Bali juga terpuruk di ekonomi, itu sangat jadi kendala. Tapi kerja keras atlet dan pelatih terbayarkan hari ini. Meski dengan keterbatasan, kami bisa juara," kata Agus.
Bali mengamankan medali emas keenam dari judo setelah keluar setelah mengalahkan DKI Jakarta pada final nomor beregu campuran dengan skor 4-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Graha Eme Neme Yauware.
Sementara tuan rumah Papua harus puas dengan medali perak bersama dengan Jawa Barat. Keduanya menduduki peringkat ketiga setelah masing-masing mengalahkan Jawa Timur dan Jawa Tengah pada babak penentuan perunggu.
[Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas