Suara.com - Agus Adi Prayoko menjadikan PON XX Papua 2021 sebagai PON terakhirnya, dan ia menutup laganya itu dengan cantik lewat penghargaan tertinggi medali emas pada final senam artistik putra nomor meja lompat (vaulting table).
“Iya ini yang terakhir. Serius yang terakhir. Jadi pensiun dari PON,” kata pesenam asal Jawa Timur itu saat diwawancarai sesudah penerimaan medali berlangsung di Istora Papua Bangkit, Senin.
Agus merasa sudah cukup banyak mendapatkan pengalaman bertanding pada acara multieven terbesar di Indonesia ini.
Selain itu generasi- generasi baru dari para pesenam putra pun sudah mulai bermunculan seperti Abiyu Rafi dan Ronaldo Ferda Garda.
Pria berusia 32 tahun itu pun menilai PON Papua menjadi PON yang sangat berkesan karena diadakan dalam kondisi yang tidak normal dan dirinya tetap mendapatkan hasil yang terbaik.
“Karena kita dalam pandemi ya, jadi harus jaga protokol kesehatan dan latihan jadi berkurang. Saya saja (karena pembatasan akibat pandemi) harus istirahat selama enam bulan,” katanya.
Meski pensiun dari PON, ia tetap akan bertanding dan fokus berlatih untuk membela Indonesia di ajang olahraga tingkat internasional.
Pertandingan terdekat yang disiapkan untuk diikutinya adalah ajang SEA Games di Vietnam yang harusnya dihelat pada 2022.
Agus Adi Prayoko telah mendulang banyak prestasi baik di tingkat nasional dan internasional. Pencapaiannya yang dikenal masyarakat adalah pada saat perhelatan Asian Games 2018 sebagai peraih medali perunggu untuk nomor meja lompat yang memang menjadi nomor spesialisasinya.
[Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026